Masih Perlukah Transmigrasi?
Peneliti Senior Divisi Pengembangan Kebijakan Pertanian, Ketransmigrasian, Sugeng Budiharsono menulis masih perlukah transmigrasi?
Penulis
Penulis
Artikel terbaru
Peneliti Senior Divisi Pengembangan Kebijakan Pertanian, Ketransmigrasian, Sugeng Budiharsono menulis masih perlukah transmigrasi?
Akademisi dari IPB Sugeng Budiharsono menganalisis kesamaan dan perbedaan pidato Bung Karno dengan Presiden Prabowo Subianto di Sidang PBB.
Akademisi dari IPB, Sugeng Budiharsono mengulas gangguan ekonomi menunju Indonesia Emas 2045. Gangguan itu berasal dari luar negeri.
Sugeng Budiharsono memaparkan tiga model pembangunan transmigrasi, yakni masa pemerintahan Kolonial Belanda, Bung Karno dan Soeharto.
Pertanian digital jadi kunci kemandirian pangan Indonesia, hadapi tantangan SDM, infrastruktur, dan fragmentasi lahan secara sistematis.
Pengendali geoteknologi secara tidak langsung menjadi penguasa dunia. Negara yang mampu mengendalikan geoteknologi menjadi negara penguasa.
Sugeng Budiharsono menyebut Amerika Serikat sebagai the last imperior atau kekaisaran dunia yang terakhir.
Pendiri dan peneliti senior Nusantara Institute for Sustainable Development (NAISD) Sugeng Budiharsono menulis lompatan katak untuk ekonomi.
Kawasan Ekonomi Transmigrasi (KET) berbeda dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). KET lebih longgar dibanding KEK.
Pengamat sosial politik Sugeng Budiharsono menguraikan kecenderungan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang ditargetkan Prabowo Subianto.
Dosen UI dan IPB, Sugeng Budiharsono menceritakan pengalaman Tohaman, transmigran asal Jawa yang peduli Papua.
Pengamat sosial ekonomi dan politik dari Komunitas Berbagi Ilmu Prof Sugeng Budiharsono membeberkan perlunya BOSH di Kawasan Transmigrasi.
Pengamat sosial politik Sugeng Budiharsono menyebut membangun mindset sangat penting dalam membangun desa wisata.
Pengamat sosial ekonomi dan politik Sugeng Budiharsono menyebut gergabungnya Indonesia ke BRICS merupakan langkah strategis.
Bayangkan kehidupan transmigran di KTrans Telang dan Salor. Mereka telah mencapai kesuksesan melalui usaha keras dan bantuan yang tepat.
Sugeng Budiharsono membeberkan sejarah transmigrasi di Indonesia mulai dari zaman kolonial hingga era reformasi.
Sugeng Budiharsono menyebut Prabowo harus bekerja ekstra agar keinginan LPE sebesar 8 persen bukan sekedar omon-omon.
Dosen pasca sarjana UI dan IPB, Sugeng Budiharsono membeberkan strategi Putin menghancurkan Uni Eropa melalui invasi ke Ukraina.
Dosen UI dan IPB, Sugeng Budiharsono mengatakan bahwa istilah bioprospeksi belum banyak dikenal orang banyak.
Dosen pasca sarjana UI dan IPB Sugeng Budiharsono menulis tentang kapitalisme kroni, oligarki dan demokrasi.
Dosen pasca sarjana UI dan IPB Sugeng Budiharsono menyebut Kebahagiaan seringkali hanya dimaknai dengan kebahagiaan bendawi.
Kerugian negara akibat tindak pidana pencucian uang tambah timah bertambah dari Rp271 triliun menjadi Rp 300 triliun.
Sugeng Budiharsono menyebut fenomena death cleaning ternyata telah merambah Indonesia. Sejatinya death cleaning ini bukan budaya asli.
Sugeng Budiharsono menyoroti masalah pendidikan dan penjaga etika, di mana kasus NEET cukup memprihatinkan karena sulit diserap.