JEMBER, POJOKSATU.id - Jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember menemui ratusan massa aksi dari aliansi mahasiswa dan masyarakat yang menggelar demonstrasi bertajuk tagar #IndonesiaSadar di depan Gedung DPRD Jember, Jumat (30/10/2026) sore.

Kedatangan massa aksi yang mengusung jargon "Rakyat Bersatu Tak Bisa Dikalahkan" tersebut disambut langsung oleh perwakilan anggota DPRD Jember dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan), Wahyu Prayudi Nugroho.

Di hadapan para demonstran, pria yang akrab disapa Nuki itu menyatakan bahwa pihak legislatif telah menerima secara resmi aspirasi yang dibawa oleh mahasiswa serta menandatangani pakta integritas yang berisi belasan poin tuntutan kritis.

"Hari ini kami menerima massa aksi dari mahasiswa, dan kami sudah menandatangani pakta integritas yang tadi di dalamnya ada 18 macam tuntutan," ujar Nuki saat memberikan keterangan usai menemui massa aksi.

Ia memaparkan, dari total 18 jenis tuntutan yang disuarakan, beberapa poin utama menjadi sorotan dan aspirasi dari para mahasiswa meliputi evaluasi atau penghapusan sejumlah program nasional, penanganan isu lingkungan, hingga sektor pelayanan publik.

"Misalnya salah satunya yang diinginkan dan ingin diteruskan oleh kawan-kawan massa aksi adalah pengurangan ataupun penghapusan mengenai program MBG, KDMP, kemudian penanganan karhutla [kebakaran hutan dan lahan] dengan tepat dan baik, begitu juga dengan mitigasinya," urai Nuki.

Selain isu lingkungan dan ketahanan pangan, Nuki menyebutkan bahwa tuntutan massa juga menyentuh sektor krusial lainnya.

Sektor tersebut seperti peningkatan kualitas pelayanan kesehatan beserta alokasi anggarannya, peningkatan kesejahteraan bagi tenaga kependidikan dan tenaga kesehatan, serta penegakan supremasi sipil.

Menindaklanjuti aksi tersebut, Nuki menegaskan komitmen penuh dari lembaga legislatif untuk tidak sekadar menampung aspirasi.

Pihaknya menegaskan akan turut mengawal dan meneruskannya kepada lembaga tinggi negara di tingkat pusat.

"Dan kami berkomitmen tadi dan juga sudah menandatangani pakta integritas tersebut untuk mengawal aspirasi adik-adik mahasiswa ini untuk diteruskan kepada DPR RI yang ada di Jakarta," pungkasnya.