JEMBER, POJOKSATU.id - Kehadiran program pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Jember disambut antusias oleh para nelayan lokal.
Salah satunya datang dari perwakilan nelayan Pancer, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, Muhammad Khotibin.
Apresiasi itu ia sampaikan seusai agenda peninjauan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) RI Sakti Wahyu Trenggono bersama Bupati Jember Gus Fawait.
Menurutnya, para nelayan merasa sangat bersyukur atas perhatian program pembangunan infrastruktur yang digulirkan oleh pemerintah pusat maupun daerah.
"Alhamdulillah, menurut kami warga nelayan sangat positif sekali karena dengan bantuan dari Bapak menteri juga Bapak presiden, khususnya juga dari Bapak Kepala Desa Puger Kulon, Nurhasan," ujar Khotibin.
Ia mewakili suara para nelayan di kawasan Pancer Puger mengucapkan ribuan terima kasih atas segala partisipasi serta program nyata yang diberikan untuk memajukan taraf hidup masyarakat pesisir.
Sebelum adanya fasilitas terpadu seperti KNMP, aktivitas transaksi dan distribusi hasil tangkapan nelayan di Puger umumnya bergantung pada Tempat Pelelangan Ikan (TPI), pengepul lokal, hingga disalurkan ke berbagai SPBU/SPBN pengecer lain untuk kebutuhan BBM kapal dan penyimpanan ikan.
Dengan dibangunnya fasilitas modern di kawasan KNMP, para nelayan menaruh harapan besar.
"Harapannya mungkin setelah ini, kami mengharapkan untuk pengelola ikan khususnya, pengepul-pengepul ikan itu bisa lebih koordinasi lagi dengan nelayan-nelayan agar harga tetap bisa stabil. Itu aja yang kami minta," pungkas Khotibin.
Proyek yang pengerjaannya digenjot tuntas pada akhir November dan diproyeksikan beroperasi pada Juni 2027 ini dinilai mampu mengurai berbagai persoalan di tingkat bawah.
Secara nasional ditargetkan merampungkan total 1.369 unit mencakup 1.269 unit tahun ini ditambah 100 unit dari tahun sebelumnya.
Sementara itu, untuk progres pembangunan KNMP di Puger Kulon masih di angka 32%.
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono secara khusus meminta agar pembangunan dipercepat dan bisa selesai pada akhir bulan november 2026.
“Akhir bulan November pun selesai. Jadi tadi kepala proyeknya juga saya sudah minta untuk akhir bulan harus selesai. Jadi kalau selesai, segera dioperasionalkan. Mana yang kurang dan seterusnya kita bisa perbaiki,” ucap Menteri Kelautan dan Perikanan.
Untuk fasilitas yang ada di KNMP nantinya cukup lengkap dan modern mulai dari pabrik es, fasilitas logistik, bengkel kapal, cold storage, pasokan air bersih, hingga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN). ***








