MEDAN, POJOKSATU.id - Warga yang bermukim di sekitar aliran sungai di Kota Medan diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi kenaikan debit air akibat hujan deras yang masih mengguyur kawasan Sibolangit, Jumat (6/11/2026).
Kondisi tersebut menjadi perhatian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan karena hujan di wilayah pegunungan berpotensi memengaruhi permukaan air sejumlah sungai yang melintasi Kota Medan.
Kepala BPBD Kota Medan, Yunita Sari, mengatakan kenaikan permukaan air terpantau terjadi di sejumlah sungai, mulai dari Sungai Deli, Sungai Babura, Sungai Sikambing, Sungai Belawan hingga Sungai Denai.
"Kondisi cuaca di wilayah Sibolangit juga terus dalam pantauan kita. Kemungkinan kondisi permukaan air sungai-sungai masih akan mengalami kenaikan," kata Yunita dikutip, Jumat (6/11/2026).
Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur Kota Medan sejak Jumat dini hari hingga pagi menyebabkan sejumlah kawasan permukiman dan ruas jalan mengalami genangan.
Beberapa ruas jalan bahkan sempat mengalami kemacetan akibat genangan air yang menghambat aktivitas dan mobilitas masyarakat.
Meski demikian, BPBD Medan memastikan kondisi genangan masih terkendali. Hingga Jumat pagi, belum ada laporan warga yang harus meninggalkan rumah atau mengungsi akibat kejadian tersebut.
Yunita menyebut genangan di sejumlah ruas jalan juga mulai berangsur surut. Namun, masyarakat diminta tidak lengah mengingat potensi hujan masih terjadi, terutama di kawasan hulu sungai.
Untuk mengantisipasi kemungkinan banjir, BPBD Medan terus memantau perkembangan ketinggian air di sejumlah sungai. Koordinasi dengan perangkat kewilayahan, mulai dari tingkat kecamatan hingga kelurahan, juga diperkuat.
Langkah tersebut dilakukan agar penanganan dapat segera dilakukan apabila terjadi peningkatan debit air yang berpotensi mengancam permukiman warga.
BPBD Medan pun mengingatkan masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai agar terus memantau kondisi lingkungan dan segera meningkatkan kewaspadaan apabila permukaan air mulai naik.








