MEDAN, POJOKSATU.id - Pemerintah Kota (Pemko) Medan mulai mendorong keterlibatan investor swasta untuk mengoptimalkan sejumlah aset milik Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pembangunan.

Langkah ini dilakukan agar aset yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal dapat memberikan nilai ekonomi dan meningkatkan pendapatan perusahaan daerah.

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, meminta jajaran PUD Pembangunan tidak hanya mengandalkan pengelolaan internal, tetapi juga aktif menawarkan peluang kerja sama kepada investor.

Arahan tersebut disampaikan Rico saat memimpin rapat Monitoring dan Evaluasi serta pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2027 di Balai Kota Medan, Rabu (4/11/2026).

Salah satu aset yang menjadi perhatian Rico adalah kawasan Gelanggang Remaja.

"Lokasinya yang relatif dekat dengan pusat Kota Medan dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kawasan komersial maupun fasilitas olahraga terpadu.' uajr Rico Waas

Menurut Rico, kawasan tersebut dapat diarahkan menjadi sport center atau pusat kegiatan bisnis apabila dikelola dengan konsep yang tepat.

Ia menilai posisi strategis Gelanggang Remaja seharusnya menjadi daya tarik bagi investor untuk menjalin kerja sama dengan PUD Pembangunan.

Selain persoalan pengelolaan, Rico juga menyoroti skema kerja sama yang selama ini dinilai kurang menarik bagi calon investor, terutama terkait keterbatasan durasi kontrak pemanfaatan aset.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, ia meminta PUD Pembangunan memanfaatkan fleksibilitas hukum sebagai badan usaha milik daerah yang memiliki kedudukan terpisah dari pengelolaan aset langsung Pemko Medan.

"Dengan mekanisme tersebut, peluang kerja sama jangka panjang, termasuk lebih dari lima hingga 10 tahun, dapat dinegosiasikan sesuai ketentuan yang berlaku." imbuhnya

Rico berharap kepastian dan durasi kerja sama yang lebih fleksibel dapat memberikan ruang bagi investor untuk menanamkan modal sekaligus mengembangkan aset secara berkelanjutan.

Meski demikian, ia mengingatkan agar kerja sama dengan pihak swasta tidak menghilangkan keberadaan kantor utama PUD Pembangunan di kawasan tersebut.

Sementara itu, Direktur Utama PUD Pembangunan Kota Medan, Karya Septianus Bate'e, memaparkan tiga objek utama yang menjadi perhatian dalam rencana pengembangan perusahaan.

Ketiganya meliputi kawasan Kolam Renang Deli dan Gelanggang Remaja, kawasan pergudangan PKTM, serta Medan Zoo.

"Ketiga kawasan tersebut menjadi bagian dari aset strategis yang perlu mendapatkan perhatian melalui pembenahan pengelolaan dan penjajakan peluang investasi." kata Septianus

Rapat tersebut turut dihadiri Pj Sekda Kota Medan Erfin Fachrurrazi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Citra Effendi Capah, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Melalui pembahasan RKAP 2027, Pemko Medan berharap PUD Pembangunan dapat menyusun strategi bisnis yang lebih terukur, sehingga aset perusahaan tidak sekadar dipertahankan, tetapi juga mampu menghasilkan manfaat ekonomi bagi daerah.