JAKARTA, POJOKSATU.id, Keluarga yang tercatat dalam kelompok desil 5 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) masih berkesempatan memperoleh bantuan dari pemerintah.

Salah satu program yang dapat menyasar masyarakat dalam kelompok tersebut adalah Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).

Dalam program PBI-JK, biaya iuran BPJS Kesehatan peserta yang telah ditetapkan menjadi tanggungan pemerintah.

Namun, masuk ke dalam kelompok desil 5 tidak serta-merta membuat sebuah keluarga ditetapkan sebagai penerima bansos.

Setiap program bantuan memiliki ketentuan, persyaratan, serta tahapan verifikasi yang harus dipenuhi calon penerima.

Untuk diketahui, desil digunakan sebagai kategori untuk menggambarkan posisi kesejahteraan relatif sebuah keluarga dalam DTSEN.

Pengelompokan tersebut terdiri dari 10 tingkatan, dengan desil 1 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah dan desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.

Sementara itu, keluarga yang berada di desil 5 umumnya masuk dalam kategori menengah bawah sehingga tidak menjadi kelompok sasaran utama sejumlah bansos reguler.

Apa Saja Bansos yang Bisa Diterima Desil 5?

Mengacu pada informasi yang tercantum dalam laman resmi Cek Bansos Kemensos, masyarakat yang berada di desil 5 masih dapat diusulkan untuk mengikuti program PBI-JK.

Jika ditetapkan sebagai peserta, iuran BPJS Kesehatan masyarakat tersebut akan dibayarkan menggunakan anggaran pemerintah.

PBI-JK berbeda dengan bantuan sosial yang disalurkan dalam bentuk uang tunai.

Program tersebut memberikan manfaat berupa jaminan pembayaran iuran kesehatan sehingga peserta dapat memperoleh layanan kesehatan sesuai aturan yang berlaku.

Meski demikian, tercatat sebagai desil 5 bukan berarti seseorang secara otomatis masuk sebagai penerima PBI-JK.

Keputusan mengenai penerima tetap ditentukan melalui kriteria dan mekanisme penetapan yang telah ditetapkan pemerintah.

Masyarakat desil 5 juga dapat melihat apakah terdapat program bantuan lain yang disediakan pemerintah daerah di wilayah masing-masing.

Hal tersebut karena bantuan dari pemerintah daerah dapat mempunyai sasaran, persyaratan, serta mekanisme penyaluran yang berbeda.

Rincian Desil Penerima Bansos November 2026

Kelompok desil dalam DTSEN menjadi salah satu dasar dalam menentukan sasaran penyaluran bantuan sosial pada kuartal IV 2026.

Adapun gambaran bantuan berdasarkan kelompok desil dapat dilihat sebagai berikut:

1. Desil 1-4

Keluarga yang masuk dalam empat kelompok desil terbawah menjadi prioritas untuk sejumlah program bantuan pemerintah.

Beberapa di antaranya:

- Program Keluarga Harapan (PKH).

- Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

- Bantuan beras.

- Program Indonesia Pintar (PIP).

Kendati menjadi kelompok yang diprioritaskan, setiap keluarga tetap harus memenuhi ketentuan program serta melalui proses verifikasi data.

2. Desil 5

Masyarakat yang masuk kategori desil 5 masih mempunyai kemungkinan memperoleh PBI-JK.

Dalam program tersebut, pemerintah menanggung pembayaran iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat yang telah ditetapkan sebagai peserta.

Penetapan penerima dilakukan dengan mempertimbangkan persyaratan dan hasil asesmen sesuai aturan yang berlaku.

3. Desil 6-10

Kelompok keluarga yang berada di desil 6 hingga 10 pada umumnya tidak menjadi target utama bansos reguler.

Hal ini berkaitan dengan posisi kesejahteraan kelompok tersebut yang relatif lebih tinggi dibandingkan desil 1 sampai 5.

Namun, adanya ketentuan khusus dalam program tertentu tetap memungkinkan masyarakat di kelompok tersebut memperoleh bantuan apabila memenuhi persyaratan.

Langkah Mengecek Desil Keluarga

Masyarakat yang ingin mengetahui kelompok desilnya dapat melakukan pengecekan melalui layanan resmi Cek Bansos Kemensos.

Proses pemeriksaan dapat dilakukan melalui HP dengan menyiapkan NIK yang tertera pada KTP.

Berikut cara mengeceknya:

1. Jalankan browser pada HP, misalnya Google Chrome.

2. Masuk ke situs resmi Cek Bansos Kemensos.

3. Ketikkan NIK sebanyak 16 angka sesuai identitas pada KTP.

4. Masukkan captcha jika sistem menampilkannya.

5. Tekan menu Cari Data.

6. Tunggu beberapa saat sampai hasil pencarian muncul.

7. Cermati informasi terkait kelompok desil, kondisi sosial ekonomi, serta bantuan yang tercatat.

Apabila hasil pencarian belum menampilkan data, pastikan kembali seluruh angka NIK yang dimasukkan sudah sesuai dengan KTP.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai data sosial maupun prosedur pembaruan, masyarakat juga dapat meminta penjelasan kepada dinas sosial di daerah masing-masing.

Cara Mengajukan Perubahan Data Desil

Masyarakat yang merasa kelompok desil dalam DTSEN tidak lagi menggambarkan kondisi ekonominya dapat mengajukan pembaruan data.

Langkah tersebut dilakukan agar informasi mengenai kondisi sosial ekonomi keluarga dapat disesuaikan dengan keadaan terbaru.

Pengajuan dapat dilakukan dengan mendatangi kantor desa atau kelurahan maupun dinas sosial setempat.

Selain secara langsung, masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi Cek Bansos untuk mengajukan pembaruan dengan tahapan sebagai berikut:

1. Instal aplikasi Cek Bansos pada perangkat.

2. Masuk menggunakan akun yang sudah tersedia atau lakukan pendaftaran akun.

3. Pilih bagian Profil.

4. Cari dan pilih menu Request Pembaruan Data.

5. Jawab seluruh pertanyaan berdasarkan kondisi ekonomi keluarga yang sebenarnya.

6. Tunggu proses pemeriksaan dan verifikasi oleh petugas atau pendamping sosial.

7. Apabila diperlukan, petugas dapat melakukan pengecekan langsung ke tempat tinggal keluarga.

8. Lakukan pengecekan kembali secara berkala untuk melihat perubahan status desil.

Jadi, keluarga yang berada pada desil 5 masih dapat memiliki kesempatan memperoleh bantuan tertentu, salah satunya PBI-JK, meskipun tidak otomatis ditetapkan sebagai penerima bansos.

Karena itu, masyarakat sebaiknya rutin mengecek status data dan memastikan informasi yang tercantum dalam DTSEN sudah sesuai dengan kondisi sosial ekonomi keluarga terkini.***