JAKARTA, POJOKSATU.id - Bagi Rocky Gerung, meski banyak guru yang resign karena tak bisa mendapat kesejahteraan itu masih lebih baik ketimbang anak tak bisa makan MBG.
Dengan kekurangan guru yang mengajar di sekolah-sekolah pun tak akan menjadi masalah.
Karena para siswa yang sudah makan MBG tingkat kecerdasan atau IQ-nya melonjak tinggi.
Pernyataan itu disampaikan Rocky dalam sinias yang ditayangkan Youtube Bagus Muljadi pada 11 Oktober 2026.
Dalam penjelasannya, Rocky sejatinya mengakui bahwa pendidikan lebih penting ketimbang makanan.
Sebab dengan mendapat pendidikan yang layak, maka seseorang bisa mencari makanan sendiri di kemudian hari.
"Jelas pendidikan lebih penting. Tetapi kondisi hari ini ada variabel dua-duanya itu mesti ada APBN-nya (anggaran) gitu," katanya.
Karena itu kemudian harus ada skala prioritas yang ditetapkan apakah mengutamakan pendidikan atau MBG.
Dalam alam logika Rocky, jika pendidikan diberikan anggaran maka harus ditukar bahwa MBG tidak ada anggaran.
Kondisi ini tentu saja membuat kesejahteraan guru meningkat dan bisa mendorong peningkatan kualitas pendidikan.
Akan tetapi akibatnya, kualitas siswa atau anak didik menjadi drop.
"Yang dia mau didik itu orang yang otaknya sudah shrinking 30 persen." katanya.
"Bagaimana bisanya? Karena hak dari anak-anak ini untuk dapat nutrisi (MBG) diambil buat gaji (guru)," ucap Rocky mempertahankan alam logika berfikirnya.
Akan tetapi kondisi tersebut bisa dibalik dan tidak akan terjadi di dalam kelas.
Dimana anak-anak sudah lebih dulu mendapatkan MBG dan tingkat kecerdasannya jauh lebih meningkat tajam.
"Bagaimana kalau dibalik. Misalnya dikasih dulu ke dia tuh supaya anak itu bilang, "Oke, ibu guru saya sudah bisa berpikir, nih. Karena otak saya sudah bagus. Ibu guru didik kami dong."," ujar Rocky Gerung.
"Ibu gurunya bilang, "Ya, kami tinggal 20, tadinya ada 70 karena yang 60 sudah berhenti. Kenapa? Enggak ada gaji?"," kata Rocky.
Meski guru semakin berkurang, menurut Rocky, kondisi tersebut ia anggap masih baik-baik saja.
"Tapi tetap oke, Ibu guru ini kan kesejahteraan tidak bertambah, tapi otaknya kan sudah pintar sebagai guru," ujar dia.
Sedangkan untuk anak-anak, sudah pasti masih membutuhkan protein dan asupan gizi untuk pertumbuhannya.
Sehingga menurut Rocky, gaji guru tidak lebih penting jika dibandingkan dengan MBG yang bertujuan memberikan kebutuhan pertumbuhan anak.
"Sementara anak-anak ini otaknya masih mesti diisi protein (MBG)," kata Rocky.







