JAKARTA, POJOKSATU.id - Media sosial digemparkan dengan beredarnya daftar nama sasaran penyadapan yang terdiri mulai dari presiden, ketum parpol, tokoh politik sampai pengamat dan pengusaha.

Namun dari daftar nama sasaran penyadapan itu, tidak ada nama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Daftar nama tersebut sudah beredar luas dan berseliweran di media sosial setelah penetapan Jenderal LSP, Irjen ASN dan Irjen EH sebagai tersangka.

Dalam top 10 daftar, nama Presiden Prabowo Subianto berada di urutan paling atas, disusul Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY.

Sementara nama Ketua Umum PDI Perjuangan sekaligus Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri berada di urutan ketiga.

Barulah selanjutnya Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, 'tangan kanan' Prabowo di DPR Sufmi Dasco Ahmad dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin di urutan 4 sampai 6.

Kemudian Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Muhaimin Iskandar, Bahlil Lahadalia dan Zulkifli Hasan alias Zulhas yang melengkapi daftar top 10.

Beberapa nama lainnya yang termasuk dalam daftar adalah Jusuf Kalla, AHY, Ganjar Pranowo, Sugiono, Hasji Isam, sampai Rocky Gerung.

Tidak ketinggalan beberapa tokoh media seperti Dahlan Iskan dan Karni Ilyas.

Berdasarkan penelusuran Pojoksatu.id pada Kamis 5 November 2026 pagi, ada dua daftar nama yang disebut jadi sasaran penyadapan yang dilakukan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Dalam daftar pertama berisi 43 nama. Sementara pada daftar kedua berisi 21 nama.

Sehingga jika kedua daftar nama tersebut dijumlah maka terdapat total 64 nama.

Akan tetapi dari ke-64 nama tersebut, tidak terdapat nama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.


Berikut daftar nama sasaran penyadapan di daftar pertama:

  1. Prabowo Subianto

  2. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

  3. Megawati Soekarnoputri

  4. Surya Paloh

  5. Sufmi Dasco Ahmad

  6. Sjafrie Sjamsoeddin

  7. Hasto Kristiyanto

  8. Muhaimin Iskandar (Cak Imin)

  9. Bahlil Lahadalia

  10. Zulkifli Hasan

  11. Ganjar Pranowo

  12. Rocky Gerung

  13. Haji Isam

  14. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

  15. Habib Rizieq Shihab

  16. Habib Bahar

  17. Gatot

  18. Sugiono

  19. Karni Ilyas

  20. Akhyar

  21. Hadir

  22. Jejer Zainudin

  23. Japto

  24. Mualem

  25. Hercules

  26. Jusuf Kalla (JK)

  27. Malik Mahmud Al-Haythar

  28. Nasaruddin Umar

  29. HT

  30. A. Barier

  31. Edy Kusnadi

  32. CT

  33. PK Omong

  34. Dahlan Iskan

  35. Riady

  36. ET

  37. Ahmad Muzani

  38. U. Hamid

  39. Asfinawati

  40. Farwiza Farhan

  41. Teten Masduki

  42. S. Iqbal

  43. M. Isn ur

    Berikut daftar nama sasaran penyadapan di daftar kedua:

  44. Anies Baswedan

  45. Mahfud MD

  46. Puan Maharani

  47. Amien Rais

  48. G. Yahya

  49. S. Aqil S

  50. UAS

  51. A. Syikuh

  52. Bambang S

  53. D. Syamsudin

  54. Irwan Fecho

  55. RA

  56. D. Laksono

  57. H. Azhar

  58. B. Ubaidilah

  59. Nadir

  60. B. Nasir

  61. Baasir

  62. F. Xiau

  63. B. Susetyo

  64. IndepenSumatera

Sebagai catatan penting redaksi Pojoksatu.id, kedua daftar nama sasaran penyadapan itu memang mencantumkan nama-nama figur atau orang 'penting' dan memiliki pengaruh.

Akan tetapi daftar nama ini masih belum dapat diverifikasi secara akurat kebenarannya.

Sebab sampai artikel ini diunggah, baik Mabes Polri, Kemenkumham Imipas serta Istana sama sekali belum merilis siapa saja yang telah disadap.

Keterangan resmi yang dipaparkan ke publik hanya disampaikan bahwa sasaran penyadapan terdiri dari Presiden, tokoh politik, tokoh media dan pemimpin redaksi, pengusaha sampai LSM.

Sehingga kedua daftar nama sasaran penyadapan yang beredar luas itu masih sangat perlu pembuktian dan pernyataan resmi dari pihak terkait.