JEMBER, POJOKSATU.id - Peristiwa kebakaran hebat melanda sebuah gudang penyimpanan log kayu sengon yang terletak di Dusun Pasar, RT 03/RW 013, Desa Ledokombo, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Kamis (22/10/2026) dini hari.

Kebakaran yang mulai diketahui warga sekitar pukul 02.00 WIB tersebut sontak menggemparkan warga setempat dan membutuhkan kerja keras petugas pemadam kebakaran untuk melumpuhkan amukan si jago merah.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, sementara nilai kerugian material hingga saat ini masih belum dapat dirinci secara pasti.

Diketahui, gudang penyimpanan kayu yang terbakar itu merupakan milik Gunawan (36), seorang wiraswasta yang berdomisili di Dusun Krajan, Desa Ledokombo.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, musibah ini pertama kali disadari oleh Arkanudin (60), warga setempat yang hendak menunaikan ibadah salat malam.

Ia tiba-tiba dikejutkan oleh suara letupan kayu dari arah gudang yang berada tepat di sebelah rumahnya.

Karena merasa curiga, saksi lantas mengintip dari jendela dan mendapati api sudah membesar di area penyimpanan log kayu sengon tersebut.

Sadar situasi sangat berbahaya, Arkanudin langsung bergegas keluar rumah mendatangi gudang untuk membangunkan para pekerja.

Ia lantas meminta Lukman (40), salah seorang pekerja gudang, agar segera melaporkan kejadian darurat itu ke Polsek Ledokombo.

Merespons laporan tersebut, aparat kepolisian langsung berkoordinasi dengan petugas Pemadam Kebakaran (PMK) Unit Kalisat.

Sekitar pukul 02.30 WIB, tim gabungan dari PMK Unit Kalisat dan Mako PMK Jember tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama unsur Muspika Ledokombo serta warga sekitar.

Operasi pemadaman yang melibatkan sinergi berbagai pihak itu berlangsung selama kurang lebih empat jam hingga api berhasil dipadamkan total sekitar pukul 06.00 WIB.

Selain berjibaku memadamkan api, petugas kepolisian bersama TNI dan Satpol PP turut mendatangi lokasi untuk melakukan pendataan, mencatat keterangan saksi, serta mengamankan tempat kejadian.

Menanggapi insiden tersebut, Camat Ledokombo, Roni Herman Baza, AP, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana kebakaran, khususnya di area penyimpanan bahan yang mudah terbakar seperti kayu.

"Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tempat penyimpanan kayu dan bahan yang mudah terbakar," ujar Roni, Sabtu (24/10/2026).

Ia juga menekankan pentingnya kecepatan respons dan koordinasi antara warga dan aparat ketika menghadapi situasi darurat di lingkungan sekitar.

"Apabila masyarakat melihat tanda-tanda kebakaran, segera lakukan pelaporan kepada petugas agar dapat ditangani secepat mungkin," pungkasnya.