BENGKULU, POJOKSATU.id - Penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi guru aparatur sipil negara daerah (ASND) di Provinsi Bengkulu telah mencapai Rp696,8 miliar.
Realisasi tersebut setara 77,04 persen dari total anggaran yang disiapkan pemerintah pusat sebesar Rp904,46 miliar.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Bengkulu, Zaid Burhan Ibrahim, mengatakan dana tersebut telah disalurkan kepada 20.356 guru yang tersebar di tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas (SMA).
"Penyaluran tunjangan dilakukan melalui transfer langsung dari kas negara ke rekening masing-masing guru," ujar Zaid di Kota Bengkulu, dikutip Selasa (13/10/2026)
Mekanisme tersebut diharapkan memangkas waktu penyaluran sekaligus mengurangi hambatan administrasi.
Dengan demikian, guru dapat mengakses tunjangan profesinya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mendukung pelaksanaan tugas pendidikan.
Zaid menambahkan, pemberian TPG juga diharapkan mendorong motivasi dan kinerja guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bagi peserta didik.
Berdasarkan data DJPb Bengkulu, penyaluran TPG tersebar di tingkat provinsi serta sembilan kabupaten dan satu kota.
Besaran realisasi di setiap wilayah berbeda sesuai alokasi anggaran dan hasil verifikasi kinerja guru.
Wilayah Provinsi Bengkulu mencatat penyaluran kepada 4.465 guru dengan nilai Rp153,82 miliar dari pagu Rp196,35 miliar.
Di Kabupaten Bengkulu Utara, sebanyak 2.446 guru telah menerima TPG senilai Rp80,76 miliar dari alokasi Rp95,99 miliar.
Sementara itu, Kota Bengkulu mencatat 2.003 penerima dengan realisasi Rp70,9 miliar dari anggaran Rp87,49 miliar.
Kabupaten Rejang Lebong menyalurkan Rp61,22 miliar kepada 1.729 guru dari pagu Rp80,99 miliar.
Adapun Kabupaten Seluma mencatat 1.841 penerima dengan realisasi Rp61,19 miliar dari alokasi Rp80,02 miliar.
Di Kabupaten Bengkulu Selatan, sebanyak 1.590 guru menerima Rp56,13 miliar dari pagu Rp75,93 miliar.
Kabupaten Kaur menyalurkan Rp49,76 miliar kepada 1.498 guru dari anggaran Rp66,33 miliar.
Selanjutnya, Kabupaten Mukomuko mencatat 1.443 penerima dengan realisasi Rp49,38 miliar dari pagu Rp67,38 miliar.
Di Kabupaten Bengkulu Tengah, penyaluran mencapai Rp42,35 miliar untuk 1.192 guru dari alokasi Rp58,9 miliar.
Kabupaten Kepahiang menyalurkan Rp41,14 miliar kepada 1.220 guru dari pagu Rp53,07 miliar.
Sementara itu, Kabupaten Lebong mencatat 929 penerima dengan total penyaluran Rp30,17 miliar dari alokasi Rp41,02 miliar.
DJPb Bengkulu menjelaskan bahwa pembayaran TPG dilaksanakan dalam empat tahap dengan mempertimbangkan hasil verifikasi kinerja guru. Karena itu, waktu dan nilai penyaluran dapat berbeda di setiap wilayah.
Realisasi sebesar 77,04 persen menunjukkan bahwa sebagian besar anggaran TPG yang dialokasikan untuk Bengkulu telah tersalurkan. Namun, masih terdapat selisih sekitar Rp207,66 miliar dari total pagu yang disediakan pemerintah pusat.
Penyelesaian sisa penyaluran menjadi bagian penting agar guru yang memenuhi persyaratan dapat memperoleh tunjangan sesuai ketentuan.
Pemerintah berharap mekanisme transfer langsung dapat membuat penyaluran hak profesional guru lebih efisien sekaligus mendukung peningkatan mutu pendidikan di daerah.





