POJOKSATU.id, Kesempatan mencari pasangan sambil berwisata ke luar negeri kini ditawarkan Finlandia melalui program perjalanan tanpa biaya bagi para lajang.

Inisiatif yang digagas Visit Finland ini menghadirkan kombinasi wisata gastronomi, kegiatan khas musim dingin, serta acara perkenalan dengan warga setempat melalui kencan buta.

Sebanyak 16 orang lajang dari berbagai penjuru dunia akan dipilih untuk mengikuti perjalanan selama empat hari pada Februari mendatang.

Lembaga promosi pariwisata Finlandia tersebut menyediakan seluruh kebutuhan perjalanan peserta, sehingga mereka dapat mengikuti rangkaian kegiatan tanpa harus mengeluarkan biaya sendiri.

Program ini akan membagi peserta ke dalam dua rombongan dengan jumlah masing-masing delapan orang.

Setiap kelompok akan diarahkan menuju salah satu dari dua kota tujuan, yaitu Helsinki dan Tampere.

Berbagai aktivitas telah disiapkan untuk mengisi perjalanan tersebut. Peserta dapat mengenal kekayaan kuliner lokal sekaligus merasakan pengalaman berwisata pada musim dingin di Finlandia.

Daya tarik utama kegiatan ini terletak pada agenda pertemuan dengan para lajang setempat.

Dalam acara tersebut, peserta akan dipertemukan melalui kencan buta berkelompok yang berlangsung di tempat rahasia.

Makan malam menjadi bagian penting dari pengalaman perkenalan tersebut.

Hidangan yang disajikan merupakan makanan khas Finlandia dengan sentuhan para koki berpengalaman.

Untuk acara di Helsinki, penyusunan menu dipercayakan kepada Adele Kinnunen.

Ia menjabat sebagai kepala koki di Café Savoy dan pernah berpartisipasi dalam ajang memasak MasterChef Professionals.

Adapun rombongan yang berada di Tampere akan mencicipi masakan hasil kreasi Henry Tikkanen dari restoran Gösta.

Namanya juga dikenal pernah membawa nama Finlandia dalam kompetisi kuliner bergengsi Bocuse d'Or.

Terinspirasi Tren Keranjang Belanja Merah Muda

Program wisata khusus lajang tersebut muncul setelah tren Sinkkukori menarik perhatian masyarakat Finlandia.

Dalam tren ini, orang yang belum memiliki pasangan menggunakan keranjang belanja berwarna merah muda saat berbelanja di supermarket.

Pilihan keranjang itu menjadi sinyal bahwa mereka bersedia membuka kesempatan untuk berkenalan dengan orang lain.

Popularitas Sinkkukori kemudian memunculkan gagasan untuk mengembangkan pengalaman serupa dalam bentuk perjalanan wisata.

Visit Finland berupaya memadukan promosi destinasi, kekayaan kuliner, dan kesempatan membangun hubungan baru dalam satu kegiatan.

Direktur Senior Pemasaran Internasional Business Finland, Heli Jimenez, turut menyampaikan pandangannya mengenai program tersebut.

Ia menilai perjalanan ini dapat memberikan pengalaman menarik bagi peserta yang ingin mengenal Finlandia dari sisi berbeda.

Jimenez juga menyebut kemungkinan peserta menemukan ketertarikan terhadap makanan Finlandia maupun destinasi yang mereka datangi.

Bahkan, pengalaman tersebut berpotensi menjadi awal dari hubungan romantis bagi sebagian peserta.

Persyaratan dan Tahapan Pendaftaran

Lajang dari berbagai negara yang ingin mencoba kesempatan ini perlu menyiapkan video singkat berbahasa Inggris sebagai bagian dari proses seleksi.

Video tersebut harus menjawab satu pertanyaan yang berkaitan dengan rencana makan malam bersama calon pasangan, yakni, "Apa hidangan yang akan Anda sajikan untuk makan malam kencan, dan apa alasannya?"

Setelah membuat video, calon peserta harus mengunggahnya ke salah satu platform media sosial, yaitu Instagram, TikTok, atau YouTube.

Unggahan tersebut wajib mencantumkan tagar FinnishDinnerDate serta menandai akun Visit Finland.

Tahap berikutnya adalah mengisi formulir aplikasi melalui situs FinnishDinnerDate.com.

Pelamar juga harus menyertakan tautan menuju video yang telah dipublikasikan sebagai bagian dari pengajuan.

Batas akhir pendaftaran ditetapkan pada Selasa, 10 November, pukul 09.59 waktu setempat.

Oleh karena itu, calon peserta perlu memperhatikan tenggat waktu agar aplikasi dapat diajukan sesuai ketentuan.

Visit Finland menjadwalkan pengumuman peserta terpilih pada 1 Desember melalui akun resmi Instagram dan TikTok mereka.

Melalui inisiatif ini, Finlandia berupaya memperkenalkan daya tarik pariwisatanya dengan pendekatan yang lebih interaktif.

Selain menikmati pengalaman wisata yang berbeda, para peserta juga memperoleh kesempatan memperluas pergaulan dan mengenal calon pasangan dari latar belakang budaya yang berbeda.***