POJOKSATU.id, Pesawat kerap disebut sebagai salah satu moda transportasi paling aman di dunia.
Meski kecelakaan pesawat sering menjadi perhatian besar ketika terjadi, data keselamatan menunjukkan bahwa risiko kecelakaan dalam penerbangan komersial relatif rendah dibandingkan sejumlah moda transportasi lainnya.
Anggapan tersebut bukan sekadar mitos. Data dari International Air Transport Association (IATA) menunjukkan bahwa industri penerbangan global terus berupaya meningkatkan keselamatan melalui standar operasional, evaluasi kecelakaan, serta pengembangan teknologi.
Lantas, benarkah pesawat merupakan kendaraan paling aman di dunia? Berikut sejumlah fakta yang perlu diketahui.
1. Data Kecelakaan Pesawat Sangat Rendah
Dalam laporan keselamatan penerbangan tahunan 2025 yang dirilis pada 9 Maret 2026, IATA mencatat terdapat 51 kecelakaan dari sekitar 38,7 juta penerbangan sepanjang 2025.
Angka tersebut setara dengan tingkat kecelakaan 1,32 per satu juta penerbangan, lebih rendah dibandingkan 1,42 per satu juta penerbangan pada 2024.
Namun, laporan yang sama mencatat delapan kecelakaan fatal pada 2025, meningkat dibandingkan tujuh kejadian pada tahun sebelumnya.
Sebanyak 394 orang yang berada di dalam pesawat meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut.
Data ini memperlihatkan bahwa meskipun tingkat kecelakaan secara keseluruhan menurun, risiko fatal tetap ada dan keselamatan penerbangan harus terus ditingkatkan.
2. Lebih Aman Dibandingkan Mobil dalam Ukuran Risiko Tertentu
Perbandingan keselamatan transportasi tidak cukup dilakukan dengan menghitung jumlah kecelakaan semata.
Jarak perjalanan, jumlah penumpang, serta frekuensi penggunaan juga perlu diperhitungkan.
Berdasarkan analisis USAFacts terhadap data Departemen Transportasi Amerika Serikat, perjalanan udara komersial memiliki tingkat risiko kematian dan cedera yang jauh lebih rendah dibandingkan perjalanan menggunakan mobil atau truk penumpang di jalan raya.
Dalam perbandingan berdasarkan jarak yang ditempuh penumpang, pesawat komersial tercatat memiliki tingkat kematian yang sangat rendah.
Meski demikian, hasil perbandingan dapat berbeda bergantung pada jenis pesawat, moda transportasi pembanding, periode pengamatan, serta metode penghitungan risiko yang digunakan.
3. Mengapa Pesawat Bisa Sangat Aman?
Tingkat keselamatan penerbangan tidak hanya bergantung pada kemampuan pilot.
Ada sejumlah sistem dan prosedur yang dirancang untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan.
Salah satunya adalah pemeriksaan dan perawatan pesawat secara berkala.
Maskapai juga menerapkan prosedur operasional yang mengatur berbagai tahapan penerbangan, mulai dari persiapan sebelum keberangkatan hingga pesawat mendarat.
Selain itu, pilot dan awak pesawat menjalani pelatihan untuk menghadapi berbagai kondisi penerbangan, termasuk situasi darurat.
Pengawasan dari otoritas penerbangan serta investigasi terhadap kecelakaan juga berperan penting dalam menemukan penyebab kejadian dan mencegah masalah serupa terulang.
4. Kecelakaan Pesawat Tetap Bisa Terjadi
Meski memiliki catatan keselamatan yang baik, penerbangan bukan berarti bebas dari risiko.
IATA mencatat bahwa sejumlah kecelakaan pada 2025 berkaitan dengan kejadian saat pesawat berada di landasan, seperti masalah roda pendaratan, pesawat keluar dari landasan, dan benturan bagian ekor pesawat dengan landasan.
Faktor cuaca, kondisi fasilitas bandara, kesalahan operasional, serta berbagai ancaman lain juga menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan keselamatan penerbangan.
Oleh karena itu, evaluasi terhadap setiap kejadian menjadi bagian penting untuk memperkuat sistem keselamatan di industri penerbangan.
5. Jadi, Apakah Pesawat Kendaraan Paling Aman di Dunia?
Berdasarkan berbagai data keselamatan, penerbangan komersial memang termasuk moda transportasi paling aman, khususnya jika risiko dihitung berdasarkan jarak perjalanan penumpang.
Namun, menyebut pesawat sebagai kendaraan paling aman secara mutlak perlu mempertimbangkan metode perbandingan dan jenis transportasi yang digunakan sebagai pembanding.
Kesimpulannya, pesawat komersial memiliki tingkat keselamatan yang sangat tinggi.
Meski begitu, keselamatan penerbangan tetap membutuhkan pemeliharaan pesawat, kedisiplinan prosedur, pelatihan awak, serta pengawasan yang berkelanjutan.***






