POJOKSATU.id, MEDAN - Car Free Day (CFD), Hari bebas kendaraan diadakan setiap hari Minggu yang digelar Pemko Medan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga. Di Kota Medan, Car Free Day dilakukan di kawasan seputaran Lapangan Merdeka, hingga saat ini kegiatan ini sangat diminati warga.
Keramaian di Car Free Day dimanfaatkan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk memasarkan dagangannya. Salah seorang pelaku UMKM yang memanfaatkan ajang CFD ini adalah Agung, warga Medan Tembung. Dia menjual baju dan celana olah raga bekas impor. PJK Second Thrift nama usahanya.
"Lumayan juga hasilnya. Bisa terjual 3-5 potong selama tiga jam," ucap Agung, Minggu (12/3) di lapaknya di pinggiran Jalan Pulau Pinang.
Agung mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Pemko Medan yang telah memberikan ruang bagi pelaku UMKM dalam kegiatan CFD ini. Menurutnya, pada kegiatan-kegiatan seperti inilah, diperoleh pendapatan tambahan.
"Secara rutin, saya jualan secara online. Di Car Free Day ini langsung," ucapnya.
Dia mengatakan, produk yang dijualnya diperolehnya dengan berburu di berbagai pasar impor bekas yang ada di Medan. Dia menjalin hubungan dengan penjual sehingga bisa mendapat barang-barang yang bagus.
"Setiap produk kaos dan celana olah raga yang bermerak ini rata-rata Rp 40 ribu," sebutnya.
Pada ajang Car Free Day ini Dinas Pemuda dan Olahraga menyelenggarakan senam massal. Warga begitu antusias mengikuti senam yang dipandu oleh pesenam terlatih. Selain itu, di puncak acara juga dilakukan doorprize dengan berbagai hadiah menarik, antara lain kipas angin, kompor, dan sepeda. (TIK/pojoksatu)\
BACA JUGA: Sektor UMKM Memiliki Kontribusi Terhadap Perekonomian di Kota Medan




