POJOKSULSEL, LUWU UTARA - Masyarakat enam desa di Kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan menikmati program Pamsimas atau penyediaan air minum berbasis masyarakat.

Hal itu setelah Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani meresmikan 6 program Pamsimas, yakni Pokmas Sangka-sangka Desa Padang Raya, Pokmas Pasali Desa Padang Balua, Pokmas Matanino Desa Taloto, Pokmas Takkea Desa Embonatana, Pokmas Bersinar Desa Tanamakaleang, dan Pokmas Marantena Desa Marante.

Total penerima manfaat dari program Pamsimas sebanyak 2.450 jiwa aspirasi Anggota Komisi V DPR RI Muhammad Fauzi.

Indah Putri Indriani mengawali peresmian program Pamsimas dengan berbagi tips air yang aman dan layak untuk dikonsumsi.

"Ada tiga kriteria atau cara untuk mengetahui air layak dan aman untuk dikonsumsi, yakni air tidak berwarna, air tidak berbau, dan air tidak berasa maksudnya saat dikonsumsi air tersebut tidak asin, asem dan lainya," kata Indah Putri Indriani.

Ia menambahkan, program Pamsimas adalah salah satu upaya pemda Luwu Utara untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan layak untuk dikonsumsi untuk masyarakat hingga ke wilayah terpencil.

Baca juga

Disdag Parepare Rutin Gelar Pasar Murah di Area Car Free Day

Gubernur Sulsel Hadir Rakornas Transisi Penanganan Covid-19 dan PEN 2023

Dinkes Sulsel Dorong Semua Gerai Vaksinasi Dibuka Kembali Layani Booster Kedua

Ia mengatakan, selama ini masih banyak warga yang salah memahami alasan program Pamsimas menyasar daerah terpencil atau pegunungan. "Daerah pegunungan memang sumber airnya banyak, akan tetapi tidak semua air itu layak untuk di konsumsi " tegas Indah Putri Indriani.

Sementara itu, Kepala Dinas DPUTRPKP2 Luwu Utara, Muharwan menjelaskan seluruh program Pamsimas yang masuk di Kecamatan Seko pada tahun 2022 bersumber dari APBN Kementerian PUPR aspirasi Anggota Komisi V DPR RI Muhammad Fauzi.

(*/pojoksulsel)