POJOKSATU.ID - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak sekolah dipastikan tetap berjalan selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Meski demikian, pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi lapangan dan bergantung pada kesepakatan antara penyelenggara program dan pihak sekolah.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menjelaskan bahwa terdapat dua skema penyaluran MBG selama masa libur sekolah.

Baca Juga: Waspada! BPOM Temukan Peredaran Produk Kopi Ilegal yang Picu Kerusakan Ginjal dan Gagal jantung

Skema ini disiapkan agar kebutuhan gizi siswa tetap terpenuhi meski kegiatan belajar mengajar sedang dihentikan sementara.

Skema pertama, siswa diperbolehkan datang ke sekolah untuk mengambil makanan bergizi gratis pada hari libur.

Anak-anak yang hadir akan langsung mendapatkan paket makanan siap santap yang telah disiapkan oleh penyelenggara program.

Baca Juga: Mulai 2026 SPBU Swasta Tak Boleh Impor Solar, Ini Skema Baru dari Kementerian ESDM

“Kalau muridnya mau ambil di sekolah ya kita kasih, kalau tidak mau ya tidak kita kasih,” ujar Nanik, dikutip pojoksatu.id dari kompas.com (22/12/2025).

Dengan skema ini, kehadiran siswa bersifat sukarela.

Tidak ada kewajiban bagi siswa untuk datang ke sekolah selama masa libur, sehingga pelaksanaannya diserahkan sepenuhnya pada kesepakatan dan kesiapan masing-masing sekolah.

Baca Juga: Heboh Libur Sekolah Tapi Siswa Diminta Datang Ambil MBG, Pemerintah Tegaskan Program Tak Boleh Libur di Nataru

Sementara itu, skema kedua memungkinkan siswa tetap mengambil menu MBG ke sekolah, namun tidak dilakukan setiap hari.

Dalam sistem ini, siswa akan menerima paket makanan yang dapat dikonsumsi dalam beberapa hari, sehingga tetap mendapatkan asupan gizi seimbang meski tidak rutin datang ke sekolah.

Nanik menambahkan, BGN telah memiliki pedoman resmi terkait pelaksanaan program ini selama libur sekolah.

Baca Juga: Presiden Prabowo Pilih Keluarkan PP Sikapi Polemik Perpol 10 Tahun 2025 yang Bertentangan dengan MK

Aturan tersebut tertuang dalam Pedoman Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis Selama Libur Sekolah yang ditetapkan melalui Keputusan Kepala BGN Nomor 52.1 Tahun 2025.

Dalam pedoman tersebut dijelaskan bahwa paket MBG selama libur sekolah terdiri dari satu paket makanan siap santap dan dua paket makanan kemasan tahan lama.

Kombinasi ini dirancang agar kebutuhan gizi anak tetap terjaga meskipun tidak hadir di sekolah selama beberapa hari berturut-turut.

Baca Juga: Update Pencairan TPG THR Guru 2025, Ini Penjelasan Nominal Rp250 Ribu dan Isu Maret 2026

Menurut BGN, pendekatan ini penting untuk memastikan kesinambungan pemenuhan gizi anak, khususnya bagi siswa yang selama ini sangat bergantung pada program MBG sebagai salah satu sumber asupan nutrisi harian.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi anak usia sekolah, menekan angka stunting, serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Baca Juga: Sesepuh NU Sikapi Kisruh PBNU, Minta Ketua Umum Gus Yahya dan Rais Aam Islah Dalam Waktu 3x24 Jam

Dengan tetap berjalannya program ini selama libur Natal dan Tahun Baru, pemerintah berharap tidak terjadi jeda pemenuhan gizi yang dapat berdampak pada kesehatan anak.

BGN juga mengimbau pihak sekolah dan orang tua untuk berkoordinasi aktif terkait mekanisme penyaluran MBG selama libur sekolah, agar manfaat program ini dapat dirasakan secara maksimal oleh para siswa.***