POJOKSATU.id, BAHASA Esperanto lahir dari mimpi besar seorang dokter mata asal Polandia, Ludwik Lejzer Zamenhof, pada 1887.

Ia mendesain bahasa ini sebagai bahasa netral yang bisa digunakan semua orang di dunia tanpa memandang bangsa maupun agama.

Zamenhof terinspirasi dari kehidupan di Białystok, kota kelahirannya yang penuh dengan keragaman etnis dan bahasa, mulai dari Polandia, Jerman, Lithuania, hingga Rusia. Ia menilai perbedaan bahasa justru memicu perpecahan sosial.

Baca Juga: Mengenal Batik Merawit, Ikon Perayaan Hari Batik Nasional 2025

Karena itu, Esperanto diharapkan menjadi solusi komunikasi global yang adil dan setara.

Secara struktur, Esperanto dirancang sederhana. Tata bahasanya konsisten dengan akhiran tetap, serta banyak menyerap kosakata dari bahasa Eropa seperti Latin, Jermanik, Roman, hingga Slavia.

Hal ini membuat Esperanto relatif mudah dipelajari, terutama oleh penutur bahasa Eropa.

Namun, di luar Eropa, banyak yang menganggap Esperanto masih sulit karena tak dekat dengan sistem linguistik Asia atau Afrika.

Baca Juga: Validasi GTK Tahap 2 Berlangsung, TPG Triwulan 3 di Sejumlah Daerah Sudah Cair

Selain itu, faktor politik juga ikut menghambat. Pada masa pemerintahan otoriter, Esperanto sempat dicurigai sebagai alat konspirasi sehingga
dilarang.

Di sisi lain, dominasi bahasa Inggris sebagai lingua franca global membuat Esperanto sulit bersaing.

Bahasa Inggris sudah mengakar kuat dalam diplomasi, pendidikan, hingga teknologi, sesuatu yang tak dimiliki Esperanto.

Baca Juga: Tangsel Evaluasi SPMB Sosialisasi dan Pemerataan SMP Jadi Catatan Penting

Meski gagal menjadi bahasa universal, Esperanto masih bertahan hingga kini. Komunitas penuturnya diperkirakan mencapai dua juta orang di seluruh dunia, dengan ratusan ribu pembelajar baru.

Lebih dari sekadar bahasa, Esperanto kini menjadi simbol harapan akan kesetaraan linguistik dan persatuan antarbangsa.

kuti berita-berita terbaru melalui web kami Pojoksatu di aplikasi berikut;

Versi Android

Versi iOS

Channel Whatsapp

Fanpage Edugov

Semoga informasi tentang bahasa Esperanto ini bermanfaat. ***