POJOKSATU.id - Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) membuka pendaftaran program pelatihan teknis non-gelar bagi pendidik dan tenaga kependidikan.
Program yang bekerja sama dengan Flinders University, Australia, ini berfokus pada dua bidang utama, yakni Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika (STEM) serta Kecerdasan Artifisial atau Artificial Intelligence (AI).
Pendaftaran dibuka pada 22-30 September 2026. Informasi tersebut dikutip dari Instagram Direktorat Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus.
Program ini ditujukan bagi guru yang memenuhi persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan penyelenggara.
Baca Juga: Kardus dan Gelas Plastik Jadi Media Belajar STEM, Begini Cara Anak PAUD Bereksplorasi
Persyaratan Umum Pelatihan Teknis
Berikut persyaratan umum yang perlu diperhatikan calon peserta:
1. Warga Negara Indonesia (WNI) dengan usia maksimal 55 tahun pada tahun pendaftaran.
2. Memiliki pengalaman mengajar minimal dua tahun berturut-turut di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
3. Untuk bidang AI, program ditujukan bagi guru jenjang SMA, SMK, dan/atau SLB.
4. Untuk bidang STEM, program ditujukan bagi guru SMA, SMK, dan SLB yang mengampu mata pelajaran Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, IPA, atau rumpun Informatika/Komputer.
5. Mampu mengoperasikan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk mendukung pembelajaran dan pelaksanaan program.
6. Memiliki kemampuan Bahasa Inggris dengan salah satu ketentuan skor berikut:
- TOEFL ITP minimal 450;
- Duolingo minimal 75;
- IELTS minimal 5,0;
- atau sertifikat kemampuan Bahasa Inggris lain yang dipersyaratkan.
7. Persyaratan kemampuan Bahasa Inggris dikecualikan bagi lulusan perguruan tinggi luar negeri dengan masa kelulusan kurang dari dua tahun.
Dokumen yang Harus Disiapkan
Selain memenuhi persyaratan umum, calon peserta perlu menyiapkan sejumlah dokumen untuk pendaftaran.
Dokumen yang dibutuhkan antara lain:
1. Formulir pendaftaran yang diisi secara daring.
2. Scan KTP.
3. Scan surat keputusan pengangkatan sebagai guru ASN atau surat keputusan pengangkatan guru tetap yayasan.
4. NUPTK atau bukti terdaftar dalam Dapodik.
5. Scan ijazah atau transkrip nilai jenjang S1/D4 yang telah dilegalisasi dengan IPK minimal 3,00.
6. Sertifikat kemampuan Bahasa Inggris yang masih berlaku dengan skor minimal:
- TOEFL ITP 450;
- Duolingo 75;
- TOEFL iBT 45;
- IELTS 5,0;
- TOEIC 440;
- English Score 290;
- Versant Test 47.
7. Scan surat pernyataan kesanggupan mengikuti program pelatihan teknis.
8. Scan surat rekomendasi dan izin dari kepala sekolah atau atasan langsung.
9. Esai atau personal statement sesuai format yang ditetapkan.
10. Surat keterangan sehat yang diterbitkan rumah sakit, puskesmas, atau klinik.
Baca Juga: PPDB SMA Unggul Garuda 2026 Dibuka, Sekaligus Terapkan 3 Kurikulum Nasional, IB-DP, dan STEM
Bagi peserta penyandang disabilitas, dapat dilampirkan surat keterangan mengenai kebutuhan dukungan atau akomodasi yang diperlukan selama mengikuti program.
Link Pendaftaran Pelatihan Teknis 2026
Pendaftaran program pelatihan teknis non-gelar dibuka selama 22-30 September 2026.
Calon peserta perlu memastikan seluruh persyaratan dan dokumen telah dipenuhi sebelum mengisi formulir pendaftaran.
Informasi mengenai ketentuan, format dokumen, serta proses pendaftaran dapat diakses melalui laman yang disediakan penyelenggara.
Pendaftaran dan informasi selengkapnya tersedia melalui:
https://s.id/PelatihanTeknisDikmensus
Karena masa pendaftaran hanya berlangsung sampai 30 September 2026, calon peserta yang memenuhi persyaratan perlu memperhatikan batas waktu dan memastikan dokumen yang diunggah sesuai ketentuan. ***




