POJOKSATU.id - Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menghadirkan kebijakan baru dalam pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026.

Kini, calon pendaftar dapat menggunakan sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang diterbitkan oleh 35 perguruan tinggi mitra di Indonesia sebagai salah satu persyaratan pendaftaran.

Kebijakan tersebut diambil untuk memperluas akses masyarakat terhadap beasiswa sekaligus mengurangi hambatan biaya maupun lokasi pelaksanaan tes kemampuan bahasa Inggris.

Baca Juga: Kabar Baik! Dedi Mulyadi Berangkatkan Guru ke Inggris 3 Bulan, 10 Siswa Terbaik Sekolah Maung Dapat Beasiswa Penuh

Direktur Beasiswa LPDP, Dwi Larso, menjelaskan bahwa seluruh perguruan tinggi yang masuk dalam daftar tersebut telah melalui proses kurasi oleh LPDP.

"Ini list 35 (perguruan tinggi) yang sudah dikurasi oleh tim LPDP, yang menyatakan bersedia dan akan mengikat janji, akan memberikan skor yang valid untuk diberikan sebagai syarat mendaftar di LPDP," kata Dwi Larso.

Menurutnya, biaya tes kemampuan bahasa Inggris yang selama ini digunakan sebagai syarat pendaftaran sering kali menjadi kendala bagi calon peserta.

Baca Juga: SD-SMP Negeri dan Swasta Bakal Gratis Bertahap Mulai RAPBN 2027, DPR dan Pemerintah Sepakati Putusan MK Diakomodasi

"Agar mereka bisa mendapatkan skor bahasa Inggris yang bisa dipakai untuk daftar di LPDP.

Ya ini tentunya biayanya cukup terjangkau dan kemudian juga lokasinya cukup terjangkau sehingga barrier to entry untuk daftar itu kita turunkan cukup tinggi," lanjutnya.

Kebijakan ini mulai berlaku pada pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026 yang dibuka mulai 30 Juni hingga 31 Juli 2026.

Selain itu, LPDP juga memberikan kelonggaran bagi pendaftar yang telah memiliki Letter of Acceptance (LoA) Unconditional.

Baca Juga: Mengapa Siswa Tidak Lagi Dapat PIP 2025 dan 2026? Ini Penyebabnya, Meski Tahun Sebelumnya Selalu Cair

Peserta yang telah mengantongi LoA Unconditional untuk program magister maupun doktor sesuai ketentuan LPDP tidak lagi diwajibkan melampirkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris pada kategori yang telah ditetapkan.

Daftar 35 Perguruan Tinggi Mitra Tes Bahasa Inggris LPDP
Berikut daftar perguruan tinggi beserta jenis tes kemampuan bahasa Inggris yang diakui LPDP:

1. Universitas Sumatera Utara (USU) – English Competency Test (ECT)

2. Universitas Andalas (Unand) – TOEFL Prediction Test of Andalas University

3. Universitas Negeri Padang (UNP) – Test of Academic English Proficiency (TAEP)

Baca Juga: LINK DOWNLOAD Logo HUT ke-81 RI 2026 Lengkap Font Resmi, Simak Makna Filosofi dan Aturan Penggunaannya

4. Universitas Syiah Kuala (USK) – TOEFL Prediction Test

5. Universitas Sriwijaya (Unsri) – Universitas Sriwijaya English Proficiency Test (USEPT)

6. Universitas Riau – English Proficiency Test TOEFL Prediction

7. Universitas Lampung – English Proficiency Test (EPT)

8. Universitas Indonesia (UI) – UI's English Proficiency Test (EPT)

9. Institut Teknologi Bandung (ITB) – English Language Proficiency Test (ELPT-ITB)

Baca Juga: Mengapa Siswa Tidak Lagi Dapat PIP 2025 dan 2026? Ini Penyebabnya, Meski Tahun Sebelumnya Selalu Cair

10. Institut Pertanian Bogor (IPB University) – English Proficiency Test (EPT)

11. Universitas Gadjah Mada (UGM) – Academic English Proficiency Test (AcEPT)

12. Universitas Padjadjaran (Unpad) – English Language Test (ELT)

13. Universitas Diponegoro (Undip) – SEU EPT Online

14. Universitas Airlangga (Unair) – English Language Proficiency Test (ELPT)

15. Universitas Sebelas Maret (UNS) – English for Academic Purposes (EAP)

Baca Juga: Hasil Polling: Bahlil Disebut Publik 'Biang Kerok' Pemadaman Listrik Bergilir, 86 Persen Tuntut PLN Wajib Beri 'Ganti Rugi'

16. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) – Proficiency Test of English to Speakers of Other Languages (PTESOL)

17. Universitas Negeri Malang (UM) – English Proficiency Test (EPT)

18. Universitas Negeri Jakarta (UNJ) – Test of English Proficiency UNJ (TEP UNJ)

19. Universitas Negeri Semarang (Unnes) – Test of Proficiency in English Language (ToPEL)

20. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) – Proficiency Test of English as A Foreign Language (ProTEFL)

21. Universitas Negeri Surabaya (Unesa) – Test of English Proficiency (TEP)

Baca Juga: Sarah Gibson Pilih Damai Demi Anak, Janji Tak Halangi Diska Temui Putrinya Meski Bercerai

22. Universitas Bina Nusantara – English Proficiency Test (EPT)

23. Universitas Telkom – English Proficiency Test (EPrT)

24. Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) – Soedirman Test of English Proficiency (STEP)

25. Universitas Jember (Unej) – English Proficiency Test (EPT)

26. Universitas Trunojoyo Madura (UTM) – Test of English for Academic Purposes (TEAP)

27. Universitas Tanjungpura – Test of English Proficiency (TOEP)

28. Universitas Mulawarman – Mulawarman University English Proficiency Test (MU-EPT)

29. Universitas Lambung Mangkurat (ULM) – English Proficiency Test (EPT)

Baca Juga: DPR Siapkan Regulasi Baru, Nasib PPPK Paruh Waktu Diklaim Segera Temui Titik Terang

30. Universitas Udayana (Unud) – Udayana Academic English Proficiency Test (UAEPT)

31. Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) – English Proficiency Test (EPT)

32. Universitas Hasanuddin (Unhas) – English Proficiency Test (EPT)

33. Universitas Negeri Makassar (UNM) – English Proficiency Test

Baca Juga: Jember Siap Sulap Sampah Jadi Listrik Lewat Investasi Triliunan Rupiah

34. Universitas Halu Oleo (UHO) – TOEFL-equivalent Test

35. Universitas Nusa Cendana (Undana) – Undana English Proficiency Test (UND-EPTest)

Dengan bertambahnya pilihan lembaga penyelenggara tes kemampuan bahasa Inggris, peluang masyarakat dari berbagai daerah untuk mengikuti seleksi Beasiswa LPDP diharapkan semakin terbuka.

Kebijakan ini juga menjadi langkah LPDP dalam memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus mendorong semakin banyak talenta Indonesia melanjutkan studi melalui program beasiswa pemerintah. ***