POJOKSATU.id — Jerman kembali membuka kesempatan bagi mahasiswa internasional, termasuk dari Indonesia, untuk menempuh studi pascasarjana melalui program beasiswa Development-Related Postgraduate Courses (EPOS) dari DAAD 2025.
Beasiswa ini dikelola langsung oleh Dinas Pertukaran Akademis Jerman atau Deutscher Akademischer Austauschdienst (DAAD).
Sebagai lembaga pendukung pendidikan tinggi terbesar di dunia, DAAD secara konsisten memfasilitasi mahasiswa dari negara berkembang untuk memperoleh pendidikan tinggi berkualitas di Jerman.
Salah satunya melalui program EPOS yang fokus pada bidang studi terkait pembangunan berkelanjutan (sustainable development).
Bidang Studi dan Universitas Tujuan
Beasiswa EPOS DAAD 2025 tersedia untuk berbagai bidang studi prioritas, seperti:
-
Ilmu Ekonomi, Administrasi Bisnis, Ekonomi Politik
-
Kerja Sama Pembangunan
-
Teknik dan Ilmu Terkait
-
Perencanaan Wilayah dan Perkotaan
-
Ilmu Pertanian dan Kehutanan
-
Ilmu Alam dan Lingkungan
-
Kedokteran/Kesehatan Masyarakat
-
Ilmu Sosial, Pendidikan dan Hukum
Baca Juga: Belum Ada Informasi Resmi BSU Batch 4 Kapan Cair, Namun Pekerja Bisa Cek Info Terbaru di Kanal Ini
-
Studi Media dan Komunikasi
Seluruh program studi tersebut diselenggarakan oleh berbagai universitas terkemuka di Jerman seperti HTW Berlin, TU Dresden, Georg-August-Universität Göttingen, Ludwigsburg University of Education, dan banyak lagi.
Cakupan Beasiswa DAAD EPOS
Mengutip informasi dari laman resmi DAAD, Senin (7/7/2025), cakupan beasiswa EPOS mencakup:
-
Asuransi kesehatan, kecelakaan, dan tanggung jawab pribadi
-
Tunjangan perjalanan (kecuali ditanggung negara asal)
-
Tunjangan bulanan:
-
€992 (± Rp18,9 juta) untuk program S2
-
€1.300 (± Rp24,8 juta) untuk program S3
-
-
Tunjangan studi dan riset: €230 (± Rp4,3 juta) per semester
-
Manfaat tambahan (jika memenuhi syarat): subsidi sewa, tunjangan keluarga
Namun, biaya tambahan seperti pendaftaran universitas dan tiket semester tidak ditanggung DAAD.
Syarat dan Ketentuan Pendaftaran
Beasiswa EPOS DAAD terbuka untuk pelamar dari berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Berikut syarat utamanya:
-
Maksimal memilih 3 program studi
Baca Juga: Asik, Ada Beasiswa Prestasi TINGKAT KELURAHAN, Total Dana Rp432 Juta, Digulirkan Made In Yogyakarta
-
Tidak ada batas usia
-
Nilai akademis di atas rata-rata (peringkat tiga besar, bila memungkinkan)
-
Gelar sarjana diperoleh maksimal 6 tahun sebelumnya
-
Pengalaman kerja profesional minimal 2 tahun
-
Komitmen untuk berkontribusi di bidang pembangunan pasca-studi
Berkas yang harus disiapkan:
-
Formulir pendaftaran DAAD
-
CV format Europass (ditandatangani)
-
Motivation letter (maks. 2 halaman, satu surat untuk semua program jika memilih lebih dari satu)
-
Surat rekomendasi profesional dari perusahaan
-
Surat keterangan kerja
-
Salinan ijazah akademik legalisir
-
Salinan transkrip nilai legalisir
-
Sertifikat TOEFL/IELTS akademik
-
Sertifikat bahasa Jerman (jika program menggunakan bahasa Jerman)
Jadwal Pendaftaran
Pendaftaran dilakukan sesuai jadwal masing-masing program studi. Salah satu tenggat pendaftaran terdekat adalah:
- HTW Berlin – Master’s Programme in International & Development Economics
- Batas akhir: 31 Agustus 2025
Baca Juga: Jabar Siapkan 13 Sekolah Rakyat, Sinergi Pemprov dan Kemensos untuk Putus Rantai Kemiskinan
Cara Daftar dan Informasi Lengkap
Peserta bisa mengakses informasi lengkap dan memilih program studi melalui laman resmi DAAD Indonesia:
https://www.daad-indonesia.org/en/find-funding/daad-scholarships-for-indonesia/
Masuk ke menu ‘for graduate students/postgraduates’ dan pilih program EPOS.
Bagikan info ini dan kirim komentar untuk artikel ini. Ikuti informasi lainnya melalui apps kami:
• Versi Android
• Versi iOS
• Channel WhatsApp
• Fanpage Edugov
• Baca artikel menarik lainnya dari penulis: Rizq Azzahra




