POJOKSATU.id — Di dunia sastra Indonesia, ada satu aliran yang memilih jalur nyeleneh yaitu puisi mbeling. 

Aliran ini lahir pada 1970-an, genre ini memadukan bahasa sehari-hari, humor satir, dan logika absurd untuk menyampaikan kritik sosial maupun politik.

Namanya diambil dari bahasa Jawa 'mbeling' yang berarti bandel, sejalan dengan semangatnya yang menolak aturan rima dan bentuk baku puisi konvensional. 

Baca Juga: KUMPULAN SOAL Bahasa Inggris Kelas 8 SMP Semester Ganjil yang Wajib Dipelajari Sebelum Ujian

Kekuatannya puisi mbeling terletak pada struktur yang lepas aturan, pilihan kata yang akrab di telinga, selipan humor, serta kritik yang dikemas dengan cara unik.

Gerakan puisi mbeling digagas oleh Jeihan Sukmantoro dan Yudhistira A.N.M. Massardi, yang dikenal lewat karya berbahasa sederhana namun sarat sindiran sosial. 

Perkembangannya kemudian turut diperkuat oleh nama-nama besar seperti Remy Sylado, Darmanto Jatman, dan Sutardji Calzoum Bachri.

Baca Juga: FAKTA SAINS: Mengapa Burung Flamingo Berwarna Pink? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Walau tampil seperti sekadar permainan kata, puisi mbeling sebenarnya mengajak pembaca untuk melihat realitas dari sudut pandang yang tidak biasa.

Berikut 5 contoh puisi mbeling:

1. Biarin! (Yudhistira A.N.M. Massardi)

Kamu bilang hidup ini brengsek. Aku bilang biarin

Kamu bilang hidup ini nggak punya arti. Aku bilang biarin

Baca Juga: Gaji Guru dan Dosen Masih Rendah, Sri Mulyani Usulkan Partisipasi Publik

Kamu bilang aku nggak punya kepribadian. Aku bilang biarin

Kamu bilang aku nggak punya pengertian. Aku bilang biarin

Habisnya, terus terang saja, aku nggak percaya sama kamu

Tak usah marah. Aku tahu kamu orangnya sederhana

Cuman, karena kamu merasa asing saja makanya kamu selalu bilang seperti itu

Kamu bilang aku bajingan. Aku bilang biarin

Kamu bilang aku perampok. Aku bilang biarin

Baca Juga: FAKTA BAHASA: Basa-Basi, Akronim Populer yang Menjadi Bagian Etika dalam Komunikasi Sehari-hari

Soalnya, kalau aku nggak jadi bajingan mau jadi apa coba, jadi lonte?

Aku laki-laki. Kalau kamu nggak suka kepadaku sebab itu

Aku rampok hati kamu. Tokh nggak ada yang nggak perampok di dunia ini. Iya nggak? 

Kalau nggak percaya tanya saja sama polisi

Habisnya, kalau nggak kubilang begitu mau apa coba bunuh diri? Itu lebih brengsek daripada membiarkan hidup ini berjalan seperti kamu sadari sekarang ini

Kamu bilang hidup ini melelahkan. Aku bilang biarin kamu bilang itu menyakitkan

Baca Juga: Sri Mulyani Pastikan Anggaran Sekolah Rakyat 2026 Naik, Ini Penyebabnya

2. Belajar Menghargai Hak Asasi Kawan (Remy Sylado)

Jika

laki mahasiswa

ya perempuan mahasiswi.

Jika

laki saudara

ya perempuan saudari.

Jika

laki pemuda

ya perempuan pemudi.

Jika

laki putra

ya perempuan putri.

Jika

Baca Juga: Apa Arti Mendalam di Balik Lambang Tunas Kelapa Pramuka? Filosofi dan Nilai yang Harus Kamu Tahu

laki kawan

ya perempuan kawin.

Jika

kawan kawin

ya jangan ngintip.

Baca Juga: Siswa Bebas Memilih Pelajaran dan Proyek Sendiri, Sekolah Alam Salam di Yogyakarta Tidak Terapkan Kurikulum Formal

3. Potret (Karya Remy Sylado)

Anak-anak berlari-lari, lalu

Bernyanyi, "Ambilkan bintang, Bu!" setelah itu

Berkata, "Pak, 'bu, minta uangnya."

Semua terdiam tak memperhatikan

"Lapar, belum makan," wajah memelas

100, 200, 500, 1000 rupiah

Senyumlah sang anak, ia pergi

Baca Juga: 5 Contoh Doa Upacara Hari Pramuka 14 Agustus 2025, Bikin Upacara Makin Khidmat

Berlari bernyanyi kembali

Potret bangsa sore ini.

4. Meretas di Atas Batas

Aku mau berdiri

Berlari

Mengejar matahari

Rumput-rumput terdiam

Melihat keheningan alam

Ada manusia kecil lahir dengan tangis

Ada manusia besar melihat dengan binar

ia pun bertanya

Untuk apa ia dicipta?

Ku ingin tegar

Bahwa hidup kita

Baca Juga: Belum Banyak yang Tahu, Perang Dayak Desa, Kisah Perlawanan Gagah Berani Suku Dayak Melawan Jepang di Tanah Borneo

Akan kembali seperti ada

Berakhir dengan tangis

Atau bersudah dengan cahaya

Meretas di atas batas…

5. Shang Hai (Sutardji Calzoum Bachri)

ping di atas pong

pong di atas ping

ping ping bilang pong

pong pong bilang ping

mau pong? bilang ping

mau mau bilang pong

mau ping? bilang pong

mau mau bilang ping

ya pong ya ping

Baca Juga: Berani Uji Ilmu? 10 Contoh Soal Akidah Akhlak Kelas 10 yang Bikin Kamu Mikir Keras

ya ping ya pong

tak ya pong tak ya ping

ya tak ping ya tak pong

sembilu jarakMu merancap nyaring. ***