POJOKSATU.ID - Menanggapi tudingan bahwa gerakan pemekaran Cirebon Timur (Cirtim) hanya menjadi kepentingan segelintir elit, para kuwu dan aktivis pemekaran dengan tegas membantah anggapan tersebut.
Kuwu Cibogo Ahmad Hudori, mengklaim mewakili para kepala desa di wilayah timur Kabupaten Cirebon menegaskan perjuangan pemekaran Cirebon Timur sepenuhnya didorong oleh aspirasi masyarakat yang menginginkan peningkatan kesejahteraan dan pelayanan publik yang lebih baik.
"Kami, para kuwu, atas nama masyarakat, menyampaikan terima kasih kepada para pegiat pemekaran yang selama ini konsisten mengawal aspirasi Cirebon Timur. Pemekaran ini bukan untuk kepentingan elit, melainkan untuk kepentingan rakyat agar pelayanan publik lebih dekat dan pembangunan lebih merata,” kata Ahmad Hudori, Jimat (6/11/2025)
Hudori menegaskan, selama ini wilayah timur Cirebon masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur, akses pelayanan publik yang jauh, serta ketimpangan pembangunan dibanding wilayah barat.
Baca Juga: Cek Status TPG Triwulan 4 di Info GTK Resmi, Jangan Percaya Link Hoaks Cair Duluan!
Menurutnya, pemekaran diyakini menjadi solusi strategis untuk mempercepat kemajuan dan pemerataan pembangunan di kawasan Cirebon Timur. Hudori mengklaim proses pemekaran dilakukan secara terbuka, partisipatif sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. .
Perjalan panjang untuk sampai ke titik ini bukan perjuangan ringan, dari Musdessus ke Musdessus itu merupakan bukti bahwa perjuangan ini berasal dari keinginan masyarakat bawah yang sangat mengharapkan pelayanan yang dekat, sarana prasarana yang baik. Perbaikan kesejahteraan baik kesehatan maupun ekonomi.
“Jadi kalau ada yang mengatakan pemekaran Cirebon Timur hanya kepentingan elit dan tidak menyentuh kalangan masyarakat bawah itu tidak Benar. Kami berharap seluruh pihak dapat memahami bahwa perjuangan ini lahir dari bawah, dari kebutuhan nyata masyarakat. Cirebon Timur memiliki potensi besar yang perlu dikelola secara optimal melalui daerah otonom baru,” tutup Hudori.***




