PURWAKARTA, POJOKSATU.ID - Ambruknya Gedung Gelanggang Olahraga (GOR) milik Desa Cikopo, Kecamatan Bungursari, semestinya menjadi perhatian serius Aparat Penegak Hukum ( APH ) karena ada indikasi membangunnya asal jadi.

Bangunan yang pembangunannya menghabiskan anggaran Dana Desa sebesar Rp 400 juta untuk tahap pertama itu kini mengalami kerusakan serius, yang harus dibangun ulang kembali.

Peristiwa tersebut memunculkan sorotan terhadap kualitas konstruksi bangunan yang belum lama dibangun, karena pembangunan tahap pertama itu tahun 2025 lalu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bangunan GOR tersebut sebelumnya sudah menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan. Bahkan, sejumlah bagian bangunan disebut terlihat miring sebelum akhirnya ambruk.

Seorang warga sekitar yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan, kondisi bangunan memang sudah terlihat tidak normal sejak sebelumnya.

"Memang kondisinya sudah miring dan terkesan dikerjakan asal-asalan. Padahal ini baru tahap pertama, anggarannya juga mencapai Rp 400 juta," ujar warga tersebut kepada wartawan.

Ambruknya bangunan ini diduga berkaitan dengan konstruksi yang tidak sesuai standar. Namun, penyebab pasti kejadian tersebut masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan teknis oleh pihak berwenang.

Berdasarkan papan informasi proyek di lokasi, pembangunan GOR tersebut merupakan program Pemerintah Desa Cikopo Tahun Anggaran 2025.

Proyek dengan nama kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Kepemudaan dan Olahraga Milik Desa (GOR) itu memiliki volume 1 unit, dengan ukuran panjang 38 meter, lebar 20 meter, dan tinggi 15 meter.

Pembangunan berlokasi di Kampung Karajan RT 006/RW 003, menggunakan sumber anggaran Dana Desa Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp 400 juta, dengan pelaksana Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa.

Ambruknya bangunan tersebut kini menyisakan tanda tanya mengenai kualitas pekerjaan dan pengawasan pembangunan. Terlebih, anggaran ratusan juta rupiah telah digelontorkan untuk pembangunan fasilitas olahraga yang seharusnya dapat dimanfaatkan masyarakat.

Terpisah, Kepala Desa Cikopo H. Maya, saat di konfirmasi membenarkan bahwa Gor Desa Cikopo Ambruk.

"Tahap awal pembangunan pondasi 150 Juta, tahap kedua 250 juta. Jadi benar anggaran untuk GOR itu sudah 400 Juta," kata H.Maya, via seluller, Kamis (05/11).

Rencananya pembangunan tersebut akan menelan anggaran Satu Milyar Rupiah, namun untuk tahun 2026 ini tidak dilanjutkan karena tidak ada anggarannya.

"Itukan anggarannya bersumber dari Dana Desa, hanya dari sumber itu dan tidak boleh tumpang tindih dari anggaran lain," jelas H.Maya, mengakhiri pembicaraan.