PURWAKARTA, POJOKSATU.id, - Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi ( KPPG ) bogor, Haidir akhirnya buka suara, memastikan bahwa Gilang Dewata sudah dicopot dari jabatannya sebagai Koordinator Wilayah ( Korwil ) BGN Purwakarta.
Selain itu Haidir juga memastikan bahwa korban berinisial RAN KSPPG asal Purwakarta, yang dianiaya cambuk oleh Gilang Dewata bukan pakai Gesper melainkan menggunakan selang bekas akuarium.
Demikian hal itu disampaikan oleh Haidir, saat dikonfirmasi oleh pojoksatu kaitan dengan alat cambuk yang digunakan oleh pelaku penganiayaan.
Beredar informasi juga bahwa yang melakukan penganiayaan bukan hanya Gilang Dewata, tetapi ada orang lain juga melakukan penganiayaan sebelum pelaku mencambuk korban.
Hal itu dibantah keras oleh Haidir, setau dirinya bahwa yang melakukan penganiayaan hanya GD tidak ada orang lain.
"Tidak betul. Yang melakukan hanya Gilang, bukan pakai gesper tapi selang plastik sisa Aquarium berukuran kecil," jelas Haidir,melalui sambungan seluller, Sabtu (17/10).
Selain itu Haidir juga menyampaikan, Seluruh SPPI tidak boleh melakukan tindak kekerasan apapun alasannya.
"Saya sudah menegur keras tindakan pelaku. Dan langsung menghentikan perbuatannya ketika saya mendengar ada kegaduhan di luar ruangan kantor," tambah Haidir.
Selain itu, pihak KPPG juga sudah memberikan sanksi tegas kepada pelaku yaitu dengan mencopot jabatannya sebagai Korwil BGN Purwakarta.
"Ybs sudah dicopot sebagai korwil dan akan dilanjutkan dengan sidang etik pegawai di BGN pusat," tutup Haidir, mengakhiri pesan melaliui seluller.
Sebelumnya diberitakan korban penganiayaan berinisial RAN di cambuk oleh pelaku menggunakan Gesper, dengan adanya pernyataan resmi dari kepala KPPG Bogor tersebut bahwa pelaku mencambuk korban menggunakan selang aquarium.




