POJOKSATU.id - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menuliskan sindiran tajam kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan wakilnya, Gibran Raka Buming.

BEM UI menilai dua tahun perjalanan pemerintahan Prabowo-Gibran sejak dilantik pada 2024 lalu adalah nol atau tidak ada pencapaian.

Lewat akun resmi Instagram @bemuiofficial, Minggu, 25 Oktober, BEM UI mengunggah gambar Prabowo-Gibran dengan ucapan satir "TERIMA KASIH PRABOWO-GIBRAN" lalu diikuti slide demi slide daftar pencapaian yang kosong.

"Halo, UI dan Indonesia! Terima kasih Pak Prabowo dan Mas Gibran! Kami Rakyat Indonesia mengapresiasi nol pencapaian Dua Tahun Rezim Prabowo-Gibran," tulis BEM UI.

Kemudian, mereka menyindir tentang kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan sawit.

"HABIS API, TERBITLAH SAWIT. Sejak SD kita diajarkan bahwa solusi dari kebakaran hutan adalah reboisasi, bukan TANAM SAWIT! Yang seharusnya menjadi bencana nasional justru panen lahan bagi para penguasa," tegas BEM UI.

Mahasiswa juga mengingatkan hari ini tiga hari jelang aksi damai pada 28 Oktober 2026. BEM UI memanggil untuk semua ikut di barisan.

"H-3 AKSI MASSA. Masa depan tidak pernah diberikan secara cuma-cuma, ia direbut oleh mereka yang menolak tunduk," tegas BEM UI.

"Tiga hari lagi, Bundaran HI bukan sekadar titik temu, melainkan ruang pembuktian bahwa kita belum menyerah. Panggilan itu sudah berbunyi, jangan biarkan barisan ini berdiri tanpa kehadiranmu!," demikian imbauan BEM UI. ***