POJOKSATU.id - Kabar duka menyelimuti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dan keluarga besar Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA-PMII). 

Fathan Subchi, yang menjabat sebagai Anggota VI BPK RI sekaligus Ketua Umum PB IKA-PMII periode 2025-2030, meninggal dunia di Moskow, Rusia, pada Minggu, 25 Oktober 2026 dalam usia 56 tahun.

Kepergian Fathan diumumkan BPK RI melalui siaran pers di situs resmi dan akun Instagram @bpkriofficial. 

Saat meninggal dunia, ia tengah menjalankan tugas pemeriksaan di ibu kota Rusia tersebut.

"Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK) dengan ini menyampaikan bahwa Anggota VI BPK periode 2024-2029, Fathan Subchi, telah berpulang pada hari Minggu, 25 Oktober 2026," tulis BPK dalam keterangannya.

Fathan menduduki jabatan Anggota VI BPK sejak Oktober 2024 untuk periode 2024-2029. 

Sebelum dipercaya mengemban tugas di lembaga pemeriksa keuangan negara tersebut, ia lebih dahulu dikenal melalui kiprahnya di parlemen dan organisasi kemahasiswaan.

Di lingkungan politik, Fathan merupakan mantan anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI selama dua periode, yakni 2014-2019 dan 2019-2024. 

Ia juga pernah bertugas di Komisi XI DPR RI yang membidangi keuangan dan perbankan.

Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan kariernya sebelum beralih menjalankan tugas pengawasan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara di BPK.

Ketua Umum PB IKA-PMII Periode 2025-2030

Selain menjalankan amanah sebagai anggota BPK, Fathan juga memimpin organisasi alumni PMII di tingkat nasional. 

Pada Februari 2025, ia terpilih sebagai Ketua Umum PB IKA-PMII periode 2025-2030.

Keterlibatan Fathan dalam PMII telah berlangsung sejak masa mudanya. 

Ia pernah menjabat Ketua Pengurus Cabang PMII Jakarta pada 1995-1996, kemudian menjadi Ketua Umum Pengurus Besar PMII pada 1997-1998.

Perjalanan panjang di organisasi tersebut menjadi bagian dari rekam jejaknya hingga dipercaya memimpin PB IKA-PMII. 

Posisi itu menempatkannya dalam peran penting untuk menghubungkan para alumni PMII yang berkiprah di berbagai bidang.

Kabar wafatnya Fathan pun mendapat perhatian dari DPP PKB. 

Melalui akun Instagram resminya, partai tersebut menyampaikan belasungkawa sekaligus mengenang almarhum sebagai mantan anggota DPR RI dari Fraksi PKB dan Ketua Umum PB IKA-PMII.

Keluarga besar PKB mendoakan agar Fathan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosanya, diterima amal ibadahnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

Jenazah Dijadwalkan Tiba di Jakarta

Di tengah kabar duka tersebut, Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI Ahmad Iman Sukri menyampaikan bahwa jenazah Fathan diperkirakan tiba di Jakarta pada Senin, 26 Oktober 2026.

Menurut informasi yang diterimanya, pemulangan jenazah dari Rusia mendapat pengawalan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).

Setibanya di Jakarta, jenazah dijadwalkan disemayamkan dan disalatkan di Kantor BPK RI. 

Selanjutnya, jenazah akan dibawa ke rumah duka di Condet, Jakarta Timur, sebelum dimakamkan di Jawa Tengah.

BPK menyampaikan penghormatan atas pengabdian Fathan selama menjalankan tugasnya.***