POJOKSATU.id - Kepergian H.M. Alwi Hamu menjadi duka yang mendalam. Pemakaman tokoh pers nasional sekaligus pendiri Fajar Group tersebut diiringi ribuan pelayat.

H.M. Alwi Hamu menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Puri, Jakarta, pada Sabtu 18 Januari 2025 pada usia 80 tahun.

Ungkapan duka pun mengalir dari sejumlah tokoh nasional, sahabat, rekan sejawat dan teman seperjuangan tokoh Sulawesi Selatan tersebut.

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), menyebut Alwi Hamu sebagai teman yang baik.

Baca Juga: KKP Masih Ingin Selidiki, TNI Tetap Akan Bongkar Pagar Laut Tangerang Sesuai Perintah Presiden

Keduanya bahkan sudah bersahabat sejak 60 tahun lalu.

"Saya sudah 40 tahun lebih. 50 tahun bersama. Sejak tahun 1960. 60 tahun bersahabat dengan dia," ucap JK, di rumah duka, Sabtu 18 Januari 2025.

Keduanya mulai saling kenal ketika menempuh pendidikan sarjana di Universitas Hasanuddin.

"Mulai dari mahasiswa, di bisnis sama-sama," kenang JK.

Baca Juga: Ketahui 8 Jabatan PPPK Paruh Waktu, Kebijakan Terbaru untuk Mengisi Kekosongan Formasi

Saat JK jadi Wapres, Alwi Hamu mendampinginya sebagai sebagai staf khusus wakil presiden.

"Dia ikut saya waktu Wapres. Selalu ikut saya," imbuhnya

Pengusaha nasional sekaligus Founder Bosowa Group, Aksa Mahmud, pun mengenang masa muda sahabatnya itu.

"Saya dengan Pak Alwi tidak bisa dipisah," tuturnya.

Persahabatan ketiganya pun tak bisa dipisahkan. Ketiganya sukses membangun perusahaan dan gedung pencakar langit di Makassar.

"Sejak beliau sakit, saya dan Pak JK komitmen tiap tiga bulan membesuk beliau," ujar mantan Wakil Ketua MPR tersebut.

Duka mendalam juga diungkapkan Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto.

"Alwi Hamu ini juga sudah saya anggap seperti orang tua sendiri. Saya sangat merasa kehilangan," ucap Danny, sapaan akrabnya.

Baca Juga: Kronologi ASN Dispora KBB yang juga TikToker @asnmilenial Diduga Dianiaya Istri hingga Lebam, Sempat Kabur dari Rumah usai Melapor ke Polisi

Danny mengenang almarhum sebagai sosok pekerja keras, loyal dan bertanggungjawab serta memiliki dedikasi tinggi di dunia jurnalistik.

"Beliau mendirikan fajar grup dengan menanamkan kejujuran dan mengedepankan fakta dalam pemberitaan sehingga sampai saat ini Fajar Grup masih berkibar dan menjadi kiblat pemberitaan," ungkap Danny.

Sementara Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengenang almarhum sebagai seorang yang bersahaja dan menjadi panutan bagi pelaku usaha di Sulsel.

"Almarhum adalah sosok teladan yang mudah berkawan dengan siapa saja," ucap Andi Amran.

Baca Juga: Kemendiknas dan Kemendagri Diminta Prioritaskan Pengajar PPPK di Kawasan Pelosok Termasuk Nias

Penjabat Gubernur Sulsel Prof Fadjry Djufry bahkan menyebut kepergian H.M. Alwi Hamu sebagai sebuah kehilangan besar.

"Sulsel kehilangan sosok yang memiliki jiwa juang yang tinggi. Integritas yang kuat," kata Prof Fadjry.

Kepala Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Kementerian Pertanian ini menyebut bahwa Sulsel kehilangan seorang tokoh pers handal dan The Founder Media.

"Beliau banyak berkontribusi terhadap kemajuan Sulsel," ungkap Prof Fadjry.

Chairman Universitas Ciputra School of Business Makassar, Tony Antonio menyebut Alwi Hamu bukan sekadar tokoh pers dan pengusaha, tetapi juga seorang pemimpin visioner yang memadukan keberanian, inovasi, dan kepedulian sosial dalam setiap langkah hidupnya.

Hal itu dibuktikan dengan kiprah perusahaan media Fajar Group.

"Bapak Alwi Hamu adalah figur yang memiliki semangat kebangsaan yang tinggi. Beliau aktif memperjuangkan pengembangan kawasan timur Indonesia, baik melalui pemberitaan yang inspiratif maupun keterlibatan langsung dalam berbagai forum nasional," ucapnya.

Dalam dunia kewirausahaan, Alwi Hamu adalah pionir yang memanfaatkan potensi lokal untuk menggerakkan roda perekonomian.

"Komitmennya terhadap profesionalisme dan keadilan membuat beliau dihormati tidak hanya oleh rekan sejawatnya di bidang media, tetapi juga oleh para pemimpin di berbagai sektor," kata dia.

Baca Juga: 3 Opsi Pertimbangan Mendikdasmen Soal Kebijakan Pembelajaran Khusus Bulan Ramadhan 2025

Rasa duka juga disampaikan Direktur Utama Pojoksatu.id, Hazairin Sitepu, yang juga pernah ikut membesarkan Fajar Group bersama Alwi Hamu.

"Selain sebagai pengusaha media yang sukses, Pak Alwi pernah menjadi Staf Khusus Wakil Presiden," ujar dia.

Hazairin juga mengungkap bahwa selama ini telah mendapat bimbingan luar biasa sampai mencapai titik sekarang.

"Pak Alwi-lah yang membesarkan saya dalam berkarier sebagai wartawan. Mulai dari calon reporter sampai menjadi presiden direktur," beber dia.

Baca Juga: TikTok Resmi Diblokir di AS, Ini yang Bakal Terjadi Selanjutnya usai Aplikasi asal China Itu Tak BIsa Diakses di Negeri Paman Sam Itu

Hazairin juga mendoakan almarhum Alwi Hamu diampuni segala dosa dan khilaf dan menempatkannya ke dalam barisan orang-orang saleh.

"Selama jalan Pak Alwi Hamu..." tandas Hazairin Sitepu.***