POJOKSULSEL, PINRANG - Kabupaten Pinrang telah memasuki usia 63 tahun. Hari jadi kabupaten berjuluk Bumi Lasinrang itu diperingati pada Minggu (19/2/2023).

Salah satu rangkaian Hari Jadi Pinrang ke-63 adalah Pinrang Expo. Acara itu dilaksanakan di Lapangan Lasinrang.

Pinrang Expo benar-benar kolaborasi. Ada penyambutan latto-latto di depan lokasi Pinrang Expo. Murid-murid SD menyambut Pj Sekprov Sulsel Andi Aslam Patonangi dengan latto-latto. Mantan Bupati Pinrang dua periode itu didampingi Andi Irwan Hamid. Bupati Pinrang saat ini.

Saat memasuki gerbang Pinrang Expo, Andi Aslam dan Andi Irwan kembali disambut Tari Mappadendang. Ada dua buah lesung panjang saling berhadapan. Ditabuh oleh enam orang pria berpakaian serba hitam. Sementara dua orang lainnya berdiri di depan.

Tradisi Mappadendang adalah salah satu warisan asli kebudayaan bugis yang diadakan untuk menyatukan rasa kebersamaan antara petani dan masyarakat sekitar.

Baca juga

Taufan Pawe Buka Konsultasi Publik Rancangan RPD tahun 2024-2026

Pinrang juga dikenak sebagai salah satu daerah penghasil gabah di Sulsel. Wajar saja Tarian Mappadendang masih terjada di sana.

Tidak hanya itu, Andi Aslam bersama Andi Irwan disambut oleh atraksi Barongsai. Benar-benar kolaborasi. Barongsai warna biru dan merah manyambut dua tokoh putra daerah Pinrang tersebut.

Andi Aslam menitip pesan untuk memperkuat prinsip sinergitas. Bersinergi membangun Pinrang ke arah yang lebih akseleratif.

Menurut Andi Aslam, banyak hal yang harus dikerjakan untuk membangun Pinrang ke depan. Hal itu membutuhkan prinsip sinergitas antara Pemkab Pinrang dan Pemprov Sulsel.

Baca juga

Wali Kota Taufan Pawe Apresiasi STQH Kota Parepare Tahun 2023

Hari Jadi Pinrang 2023 mengusung tema Peningkatan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat Berbasis Komoditi Unggulan Daerah yang Inklusif

Hari Jadi Pinrang dihadiri perwakilan tokoh-tokoh pemerintahan dari seluruh desa dan kelurahan. Mereka memakai pakaian adat. Hadir juga tokoh agama dan masyarakat.

Hari Jadi Pinrang dibuka dengan pagelaran kesenian tarian 4 etnis, yang menggambarkan kemajemukan suku di kabupaten berjuluk Bumi Lasinrang itu.

Pagelaran kesenian budaya yang kental nuansa musik tradisional Bugis Makassar, tersaji secara apik di hadapan ratusan undangan Hari Jadi Pinrang.

(fadli/pojoksulsel)