POJOKSATU.id - Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, mengumumkan rencana besar terkait gerbang tol.
Mulai 2024, gerbang tol tak akan menggunakan tapping kartu e-toll, melainkan beralih ke sistem transaksi non tunai nirsentuh bernama Multi Lane Free Flow (MLFF).
Keputusan ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menerapkan MLFF sebagai cara utama pembayaran tol, dengan harapan meningkatkan efisiensi dan kecepatan transaksi di gerbang tol.
Penghapusan sistem tapping e-toll diharapkan mempermudah transisi ke Multi Lane Free Flow.
Baca Juga: Meningkat 23%! Penyesuaian Tarif Tol Semarang-Solo Resmi Diberlakukan Hari Ini
Menurut Basuki, teknologinya sudah siap, dan tantangannya kini adalah bagaimana masyarakat dapat memanfaatkannya dengan baik.
Dia yakin bahwa proses ini akan berjalan lancar, mendorong kemajuan melalui pemanfaatan teknologi.
Basuki juga menginformasikan tentang percobaan MLFF di Tol Bali - Mandara. Percobaan dimulai di Gerbang Tol Ngurah Rai dan akan diterapkan di seluruh gerbang tol pada Maret 2024.
Menurut Triono Junoasmono, Direktur Jalan Bebas Hambatan di Kementerian PUPR, uji coba ini sudah dimulai sejak November 2023 dan terus disempurnakan untuk memastikan kesiapan alat dan simulasi.
Baca Juga: Jalan Tol Bangkinang Pangkalan Gunakan Teknologi Canggih LRB, Perjalanan Menuju Keselamatan
Rencananya, uji coba terbatas akan diluncurkan pada Desember 2023 hingga Januari 2024, terutama untuk kendaraan pegawai pemerintah.
Basuki menyarankan pentingnya sosialisasi pada awal implementasi MLFF tahun 2024 untuk memastikan masyarakat dapat menggunakan teknologi pembayaran tol tanpa berhenti di exit tol.
Semua langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pembayaran tol di masa depan dan memberikan kemudahan bagi pengguna jalan tol.
Baca Juga: Viral Pria Hunuskan Senjata di Tol Tangerang, Kini Ditangkap dan Jadi Tersangka
Dengan keberanian beralih ke MLFF, pemerintah memberikan tantangan baru. Proses uji coba di Tol Bali - Mandara menjadi langkah awal.
Sosialisasi dan adaptasi masyarakat akan menjadi kunci sukses.
Melalui inovasi ini, diharapkan pembayaran tol akan menjadi lebih efisien, menggiring Indonesia ke era transportasi yang lebih canggih dan terkoneksi.***



