POJOKSATU.id, SUMUT - Keajaiban alam yang sangat menakjubkan adalah terbentuknya danau indah dari letusan gunung berapi. Walaupun menyimpan kisah suram di masa lalu, gunung berapi dengan keindahan danau yang luar biasa sering dijadikan objek wisata masa kini.
Wisata alam yang terbentuk dari letusan gunung berapi banyak dikagumi wisatawan domestik maupun mancanegara. Akibat dari pembekuan magma yang menjadi basal, tersusun sebuah kawasan yang menyajikan pemandangan menarik hati.
Di Indonesia terdapat danau dampak dari letusan gunung berapi yang sudah dirangkum pojoksatu.id.
1. Danau Toba, Sumatera Utara
Danau Toba adalah sebuah danau tekno vulkanik dengan luas 3.000 km persegi yang terletak di Provinsi Sumatera Utara. Danau ini memiliki pulau yang bernama Pulau Samosir merupakan danau terindah dan terbesar di Indonesia.
Danau Toba diperkirakan terbentuk saat terjadinya letusan Gunung Toba pada 73.000-75.000 tahun yang lalu, dan merupakan letusan supervolcano terbesar di dunia.
BACA JUGA: Selain Danau Toba, Sumut Juga Punya 7 Danau Eksotis yang Wajib Dikunjungi
2. Danau Segara Anak, Nusa Tenggara Barat
Danau Segara Anak adalah sebuah Danau Kawah yang terbentuk dari Letusan Supervolcano Gunung Samalas yang sekarang disebut dengan Gunung Rinjani. Danau ini terletak pada ketinggian 2.000 mdpl seluas 1.100 ha dengan kedalaman 230 meter terletak di Desa Sembalun Lawang, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Di tempat ini wisatawan juga dapat mendaki Gunung Rinjani dengan pemandangan samping danau sambil berkemah menikmati keindahan alam yang mempesona.
3. Kawah Putih Ciwidey, Jawa Barat
Kawah Putih Ciwidey merupakan sebuah danau yang terbentuk dari Letusan Gunung Patuha. Gunung tersebut meletus pada abad ke-10 masehi.
Danau yang terletak di Kawasan Ciwidey, Jawa Barat memiliki air danau yang bercampur dengan belerang berwarna putih kehijauan. Danau yang berada pada ketinggian 2090 mdpl ini menjadi tempat wisata andalan Jawa Barat.
4. Kawah Ijen, Jawa Timur
Kawah Ijen merupakan sebuah danau yang terbentuk dari letusan Gunung Ijen, yang meletus pada tahun 1999 lalu. Gunung yang masih aktif ini memiliki ketinggian 2.443 mdpl terletak di diperbatasan Kabupaten Banyuwangi dengan Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.
Danau yang bersifat asam ini berada pada puncak Gunung Ijen dengan luas 5.466 ha serta memiliki kedalaman sekitar 200 meter. Danau ini menjadi terkenal karena merupakan Danau Air Asam terbesar di dunia dan menjadi wilayah Cagar Alam Taman Wisata Ijen.
BACA JUGA: Jemaah Haji Indonesia Terlantar di Muzdalifah, Ini Kata Petugas Haji Daerah Asal Sumut
5. Kawah Kelud, Kabupaten Kediri
Kawah Kelud merupakan sebuah Kubah Lava yang terbentuk dari Letusan Gunung Kelud. Gunung yang terakhir meletus pada tahun 2014 ini terletak di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Indonesia.
Saat ini Kawah Kelud atau Kubah Lava menjadi objek wisata andalan Kabupaten Kediri. Pada malam hari di akhir pekan Kubah Lava ini diberi cahaya warna-warni. Selain Kubah Lava Gunung Kelud, Di tempat ini pengunjung juga dapat melakukan aktivitas panjat tebing, pemandian air panas serta flying fox.
6. Danau Gunung Tujuh, Jambi
Danau Gunung Tujuh merupakan sebuah danau yang terbentuk dari letusan Gunung Tujuh di Kabupaten Kerinci, Jambi. Danau ini berada pada kawasan Gunung Tujuh, sebuah gunung yang berada tepat di belakang Gunung Kerinci.
Selain memiliki panorama alam yang sangat menakjubkan, Jalur yang dilalui ke Danau Gunung Tujuh juga relatif lebih mudah daripada mendaki Gunung Kerinci. Di tempat ini pengunjung akan merasakan kesejukan dan dinginnya air danau yang berada pada ketinggian lebih dari 2 km mdpl. Danau ini masuk dalam wilayah Taman Nasional Kerinci Seblat dan salah satu situs warisan budaya UNESCO.
BACA JUGA: 6 Keajaiban Dunia paling Menakutkan sampai Bikin Bulu Kuduk Berdiri, Dijamin Merinding
7. Danau Kelimutu, Nusa Tenggara Timur
Danau Kelimutu atau Danau Tiga Warna adalah tiga danau dengan warna yang berbeda-beda yang terbentuk akibat Letusan Gunung Kelimutu yang terjadi pada tahun 1886. Danau yang terletak di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, ini memiliki tiga danau dengan warna air yang berbeda yaitu Merah, Biru dan Putih. Walaupun begitu warna danau ini selalu berubah-ubah seiring dengan berjalannya waktu.
Danau seluas 1.051.000 meter persegi dengan volume air sekitar 1.292 juta meter kubik ini memiliki dinding batu pembatas yang mudah longsor. Dinding ini sangat terjal dengan sudut kemiringan 70 derajad. Ketinggian ketiga dinding danau ini sekitar 50 sampai 150 meter. Saat ini Kawasan Wisata Danau Kelimutu atau Danau Tiga Warna telah ditetapkan menjadi Kawasan Konservasi Alam Nasional sejak 25 Februari 1992. (TIK/pojoksatu)
BACA JUGA: Luar Biasa, Ini 10 Negara Yang Punya Sumber Daya Alam Terbesar di Dunia




