KLATEN, POJOKSATU.id --Bupati Klaten periode 2025-2030 Hamenang Wajar Ismoyo kena OTT KPK pada Kamis 15 Oktober 2026. Dia berasal dari PDI Perjuangan yang dilantik pada 20 Februari 2025.
Sebelumnya, dia merupakan Ketua DPRD Kabupaten Klaten untuk periode 2019-2024.
Pada Kamis, 15 Oktober 2026, Hamenang Wajar Ismoyo terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK terkait dugaan kasus pengadaan barang dan jasa serta perizinan.
KPK mengungkapkan perkara dugaan korupsi yang menjerat Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, berkaitan dengan lima klaster.
Secara umum, perkara tersebut diduga mencakup penerimaan uang dari pengadaan barang dan jasa, perizinan, hingga dugaan pemberian kepada pihak di dalam Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
“Sehingga, dalam perkara ini ada lima klaster,” ujar Jubir KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Jumat (16/10/2026).
Budi menyebut dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Klaten, KPK mengamankan 19 orang.
Sembilan di antaranya dibawa ke Jakarta dan tiba di Gedung Merah Putih KPK pada Jumat (16/10/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.
Mereka termasuk Hamenang dan Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah, Ahmad Luthfi H Rahmatullah.
Budi menyebut terkait tersangka dan informasi lengkapnya akan disampaikan dalam konferensi pers yang rencananya digelar Jumat sore ini.
“Untuk jumlah tersangka, siapa saja yang ditetapkan sebagai tersangka, nanti kami akan sampaikan secara lengkap dalam konferensi pers,” tuturnya.
KPK juga menyita uang tunai serta sebuah tong atau ember yang diduga digunakan untuk menampung atau menyimpan uang terkait dugaan penerimaan oleh bupati.***








