POJOKSATU.id, BANJARMASIN – Sebanyak 42 jenazah telah dievakuasi tim SAR gabungan sebagai korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa hingga Jumat pagi (25/9).
Dari 42 jenazah ini, sebanyak 20 orang berhasil diidentifikasi Tim DVI Polda Kalimantan Selatan (Kalsel). Sementara 22 orang lagi dalam proses identifikasi.
Karodokpol Pusdokkes Polri, Brigjen dr Sumy Hastry Purwanti mengatakan bahwa sementara ini, 22 kantung yang belum teridentifikasi akan dikirimkan ke tim DVI Mabes Polri untuk proses pemeriksaan DNA.
"22 jenazah yang belum teridentifikasi kami ambil sampel DNA semua, kami berusaha semaksimal mungkin. Mengidentifikasi dari primer, sekunder, dan ante mortem keluarga," ujar Brigjen Hastry di RS Bhayangkara Banjarmasin, Kamis (24/9/2026) malam.
Namun, Hastry menyebut pihaknya tetap mengupayakan untuk tetap ada jenazah yang teridentifikasi pada hari ini.
Meski demikian, data ante mortem dari pihak keluarga korban juga sangat dibutuhkan untuk pencocokan DNA terhadap para korban.
Adapun estimasi waktunya, ia memastikan akan sesegera mungkin selesai apabila data ante mortem dari pihak keluarga sudah lengkap.
"Estimasi waktunya seminggu, tergantung kondisi. Karena memang harus dibandingkan data ante mortem keluarga, bisa orang tua kandung atau anak," katanya.
Baca Juga: Kesaksian Pegawai Kantin KM Virgo Detik Tenggelamnya Kapal, Tak Sampai 15 Menit Langsung Terbalik
Sementara menunggu hasil tes DNA 22 korban KM Virgo, tim DVI Polda Kalimantan Selatan telah merilis 20 nama korban yang berhasil teridentifikasi, yakni sebagai berikut:
Reyner Fausta Yosilianto (22) asal Malang, Jawa Timur
Nurul Rian Hidayat (33) asal Pamekasan
Deny Ridzal Saputra (29) asal Kediri, Jawa Timur
Imam Soeparno (66) asal Surabaya, Jawa Timur
Erick Maisul Latif (37) asal Garut, Jawa Barat
Risyan Kurnia Putra (28) asal Garut, Jawa Barat
Surya (59) asal Tapin, Kalimantan Selatan
Yuli (29) asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan
Muhammad Abdiannoor (30) asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan
Annas (48)asal Bangkalan, Jawa Timur
Bagus Mahendra (20) asal Klaten
Aldo Nurrahmansyah (19) asal Surakarta, Jawa Tengah
Jumbrik (25) asal Lamongan, Jawa Timur
I Putu Angga Santyana (21) asal Mataram
Deny Dwi Saputra (32) asal Boyolali, Jawa Tengah
Abdul Fikri (27) asal Purbalingga, Jawa Tengah
Tuti (29) asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan
Mashudi (27) asal Jepara, Jawa Tengah
Feris Sudaryanto (37) asal Lampung Tengah
Aditya Firmansyah (19) asal Kediri, Jawa Timur.***




