POJOKSATU.id - Anggota Komisi I DPR RI, Dr H Hasanudin menyebut koneksi internet tekah menjadi kebutuhan yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Dia pun mendorong pemerintah agar terus mengedukasi masyarakat agar pintar dalam memanfaatkan digitalisasi.
"Pemerintah juga selalu menggalakkan tentang bagaimana menjadi masyarakat yang pintar dalam bermedia sosial, agar tidak mudah terhasut berita berita hoax yang sering disebar oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab," kata dia dalam seminar online Ngobrol Bareng Legislator bertajuk 'Menjadi Masyarakat Digital Yang Pintar' pada Selasa, 30 Mei 2023.
Sementara Dosen Sekolah Bisnis dan Ekonomi Universitas Prasetiya Mulya, Dr Safriyana menjelaskan, menjadi masyarakat digital yang pintar, yakni mampu memilah berita yang benar atau hoax.
Dia juga mengimbau masyarakat agar mengetahui pentingnya menjadi masyarakat digital yang kritis dan mampu bersaing dengan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
"Dari banyaknya platform yang tersedia, masyarakat harus mampu memanfaatkan untuk mengembangkan aspek-aspek bisnis melalui berbagai platform yang tersedia. Pahami etika, budaya, kecakapan digital serta keamanan digital supaya masyarakat tidak bingung akan dunia digital yang semakin berkembang," paparnya.
Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan, dampak pandemi dan pesatnya teknologi telah mengubah cara beraktivitas dan bekerja.
Kehadiran teknologi sebagai bagian dari kehidupan masyarakat ini semakin mempertegas era disrupsi teknologi.
Untuk mengahadapi hal tersebut, semua pihak harus mempercepat kerjasama dalam mewujudkan agenda trasformasi digital Indonesia.
"Bersama-sama wujudkan cita-cita bangsa Indonesia dengan menjadikan masyarakat madani berbasis teknologi," katanya.
Ia meyakini kemampuan yang kita miliki serta keunggulan yang terus dijaga akan membawa bangsa Indonesia menjadi bangsa yang hebat dan besar serta menjadi unggul dalam SDM.
(Rishad Noviansyah)



