POJOKSATU.id - Sejumlah investor dari 10 negara telah mengonformasi kehadirannya pada West Java Investment Summit (WJIS) 2024.

Selain itu, para investor lokal juga akan memastikan hadir pada Kamis 19 September 2024 di Trans Convention Center, Trans Hotel Bandung.

10 negara tersebut antara lain Singapura, China, Korea Selatan, Jepang, Belanda, Polandia, Azerbaijan, Afganistan, Angola, dan Australia.

Baca Juga: Tahun ke-6 WJIS Siap Ekspose 170 Potensi Investasi Jawa Barat ke 500 Investor

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Nining Yuliastiani menyebut, investor tersebut bukan saja yang sudah biasa masuk ke Jabar.

"Tetapi sudah menimbulkan ketertarikan dari negara-negara lain, termasuk negara yang existing sudah berinvestasi di Jawa Barat," kata Nining, Selasa 17 September 2024.

Deputi Kepala BI Jawa Barat, Muslimin Anwar menjelaskan, investasi langsung yang masuk melalui WJIS dapat turut menjaga stabilitas ekonomi dalam situasi global yang tidak menentu.

Baca Juga: 15 Peserta Lolos Seleksi Calon Anggota Komisi Informasi Jabar, Siap Hadapi Uji Kelayakan DPRD

Akselerasi transfer teknologi dan inovasi, penguatan ekspor, pembangunan berkelanjutan dan ekonomi hijau, serta penguatan kolaborasi regional dan internasional.

Terjaganya kinerja investasi Jawa Barat akan memberi dampak positif bagi arus modal masuk yang nantinya akan berdampak pada stabilitas nilai tukar dan harga-harga.

"Persepsi positif yang terbentuk dari kinerja perekonomian Indonesia pada akhirnya dapat menjaga inflasi terkendali dan stabilitas moneter hingga sistem pembayaran," kata Muslimin.

Baca Juga: Bukan Cuma di Puncak Bogor, Kemacetan Long Weekend Juga Terjadi di Pengalengan Jawa Barat

Muslimin menambahkan, dalam upaya mempersiapkan proyek-proyek yang akan ditawarkan pada WJIS 2024, BI Jawa Barat bersama pemerintah daerah telah melakukan serangkaian program road to WJIS 2024.

"Bank Indonesia berkomitmen untuk terus memfasilitasi dan mendukung arus investasi masuk, memastikan bahwa Indonesia terutama Jawa Barat tetap menjadi destinasi utama bagi para investor seiring dengan kontribusi-kontribusi pada pengembangan ekonomi yang lebih luas di Indonesia," tutupnya.***