POJOKSATU.ID- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mempertahankan posisinya di zona hijau pada awal perdagangan akhir pekan, Jumat (23/10/2026).

Meski laju penguatannya sempat menipis, pergerakan indeks secara umum tetap berada di area positif yang disokong oleh dominasi saham-saham yang menguat.

IHSG mengawali perdagangan dengan dibuka menguat 0,18 persen ke level 5.397,34 dari posisi penutupan hari sebelumnya di 5.387,90. Memasuki pukul 09.01 WIB, grafik penguatan indeks sedikit melambat menjadi 0,16 persen dan berada di posisi 5.396,26.

Hingga pukul 09.25 WIB, laju pergerakan IHSG terpantau bergerak dinamis pada rentang batas bawah 5.366,29 hingga batas atas 5.442,97.

Aktivitas transaksi pasar tercatat cukup aktif dengan nilai transaksi mencapai Rp2,647 triliun, melibatkan volume perdagangan sebanyak 6,338 miliar saham, dan frekuensi transaksi mencapai 345.400 kali.

Secara keseluruhan, pergerakan saham di lantai bursa didominasi oleh tren positif. Sebanyak 476 saham mencatatkan kenaikan harga, sementara 147 saham mengalami koreksi, dan 340 saham sisanya bergerak stagnan atau tidak mengalami perubahan harga.

Variasi Saham Big Cap

Di jajaran saham berkapitalisasi pasar besar (big cap), laju pergerakan harga cenderung bervariasi. Sektor perbankan besar menunjukkan performa yang beragam; saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) tercatat terkoreksi 0,48 persen ke posisi Rp5.150 per saham, sedangkan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) bertahan stagnan di level Rp3.850.

Sebaliknya, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) berhasil melaju di zona hijau dengan kenaikan 0,34 persen ke level Rp2.910 per saham.

Kinerja positif juga ditunjukkan oleh saham emiten pertambangan PT Bayan Resources Tbk (BYAN) yang menguat 0,94 persen menuju Rp10.700.

Sementara itu, saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) terpantau mengalami penurunan tipis sebesar 0,05 persen dan ditutup pada level Rp182.875 per saham pada sesi pagi tersebut.