POJOKSATU.id - Anggota Komisi I DPR RI, Mayjen TNI Mar (Purn) Sturman Panjaitan mengungkap pentingnya menghormati keberagaman, terutama dalam ruang-ruang digital.

Kata Sturman, keberagaman bukan hanya dari suku, ras, dan agama tetapi saat ini yang sangat penting untuk dihargai adalah perbedaan pendapat, perbedaan cara berpikir, dan perbedaan sikap itu yang penting untuk saling menghargai.

"Salah satu cara untuk menghargai keberagaman adalah dengan tidak bersikap paling superior diantara manusia lain, bersikap sopan dalam kehidupan sehari-hari dan dunia digital, membangun sikap kerukunan di lingkungan masyarakat," kata Sturman dalam seminar online Ngobrol Bareng Legislator bertajuk 'Hormati Keberagaman di Dunia Digital' pada Sabtu, 27 Mei 2023.

Sementara Kaprodi Teologi Dosen STT Real-Batam, Dr Timotius Mangiring Tua Togatorop menyampaikan, keberagaman di dunia digital dimulai dengan adanya berbagai bidang yang dijalankan didalamnya, seperti dunia pendidikan, ekonomi, agama, dan lainnya.

"Menghormati yang paling sensitif adalah multi agama di Indonesia, saling memahami satu sama lain. Hal negatif di dunia digital tentang keberagaman yakni diskriminasi, dimana pasti ada kelompok yang mayoritas dan minoritas, biasanya beberapa kelompok mayoritas yang melakukan diskriminasi kepada kelompok minoritas," katanya.

Kata dia, kasus diskriminasi biasanya terjadi pada agama, suku, budaya, dan hal-hal pribadi yang sifatnya sensitif. Suku dan budaya merupakan perekat dan pemersatu bangsa, jika terjadi masalah didalamnya akan menjadi boomerang bagi masyarakatnya itu sendiri.

"Mari kita sebagai masyarakat Indonesia menghargai budaya dan agama masyarakat lainnya. Gunakan etika yang baik dalam berkomunikasi di ruang digital adalah salah satu cara untuk menghormati keberagaman sesame manusia lainnya," jelasnya.

Sementara itu, Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan, dampak pandemi dan pesatnya teknologi telah mengubah cara beraktivitas dan bekerja.

Kehadiran teknologi sebagai bagian dari kehidupan masyarakat ini semakin mempertegas era disrupsi teknologi.

Untuk mengahadapi hal tersebut, semua pihak harus mempercepat kerjasama dalam mewujudkan agenda trasformasi digital Indonesia.

"Bersama-sama wujudkan cita-cita bangsa Indonesia dengan menjadikan masyarakat madani berbasis teknologi," katanya.

Ia meyakini kemampuan yang kita miliki serta keunggulan yang terus dijaga akan membawa bangsa Indonesia menjadi bangsa yang hebat dan besar serta menjadi unggul dalam SDM.

(Rishad Noviansyah)