JAKARTA, POJOKSATU.id - Akun Instagram (IG) Le Minerale digeruduk netizen usai memposting klarifikasi terkait dugaan logo mereka muncul di Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 di Bundaran HI, Jakarta Pusat, 29 Oktober 2026.
Logo Le Minerale sempat viral dan memicu kesalahpahaman di media sosial setelah terlihat dalam dokumentasi kegiatan acara di Bundaran Hotel Indonesia (HI) tersebut.
Dalam postingan Le Minerale dari Jumat hingga Sabtu (31/10), sudah ada 634 komentar, dimana netizen ini mayoritas meledek klarifikasi dari Le Minerale.
“Ada manis2nya (X) ada rezim2nya (V) Gue janji ga bakal beli lagii,” ujar akun @her2ndthoug***.
“Kirain ada manis2nya, ternyata ada rezim2nya,” ujar akun @hendrikhapuhinggira###.
“yang ada rezim-rezimnya,” kata akun @citenj**.
“Le minerale ada manis-manisnya(X) le minerale ada rezim-rezimnya (V) betewe komen yg pin kebanyakan buzzer,” kata akun @terimakasaja.
“Kukira ada manis-manisnya, ternyata ada rezim-rezimnya,” tulis akun @indraalfiansya**.
Dan banyak lagi kritikan netizen pada unggahan klarifikasi dari Le Minerale ini.
Sebelumnya, menanggapi polemik di medsos, Le Minerale akhirnya angkat bicara.
Perusahaan membantah terlibat dalam aksi itu, termasuk menjadi sponsor, dan menjelaskan alasan logonya terlihat dalam dokumentasi yang beredar.
Klarifikasi disampaikan untuk meluruskan dugaan yang berkembang di tengah masyarakat.
Melalui akun Instagram resminya, @le_mineraleid, Le Minerale menegaskan tidak memberikan dukungan dalam bentuk apa pun terhadap kegiatan tersebut.
"Menanggapi informasi yang beredar di media sosial, kami memahami perhatian dan kekhawatiran masyarakat terkait munculnya dugaan Le Minerale menjadi sponsor dalam video aksi yang berlangsung hari ini,” ujar perusahaan, dikutip Sabtu (31/10/2026).
“Kami ingin menegaskan bahwa Le Minerale tidak menjadi sponsor, tidak terlibat dalam penyelenggaraan, maupun memberikan dukungan dalam bentuk apa pun terhadap aksi tersebut," tulisnya lagi.
Menurut penjelasan perusahaan, logo tersebut muncul pada fasilitas pengaturan lalu lintas, bukan sebagai penanda dukungan terhadap kegiatan.
"Logo Le Minerale yang terlihat dalam video berada pada water barrier atau pembatas jalan yang berfungsi sebagai fasilitas pengaturan lalu lintas, dan bukan sebagai atribut sponsorship kegiatan," jelas perusahaan.
Dengan demikian, perusahaan membantah anggapan bahwa kemunculan produknya dalam dokumentasi tersebut berkaitan dengan sponsorship kegiatan.
“Dengan demikian keberadaan logo tersebut tidak menunjukkan adanya keterlibatan ataupun dukungan Le Minerale terhadap aksi yang berlangsung,” ujar tulisan ini.
Klarifikasi ini muncul di tengah respons warganet yang telanjur ramai, termasuk seruan untuk tidak lagi membeli produk Le Minerale.
"Pernyataan resmi ini kami sampaikan untuk memberikan kejelasan dan mencegah kesalahpahaman di masyarakat," kata perusahaan ini di Instagram mereka.***






