JEMBER, POJOKSATU.id - Dinamika politik menjelang peringatan Milad ke-7 Laskar Sholawat Nusantara (LSN) di Kabupaten Jember mulai menghangat.

Di tengah persiapan pengerahan belasan ribu massa, panitia penyelenggara akhirnya merespons isu dan wacana yang mengaitkan nama kader terbaik mereka, Bupati Jember Gus Fawait, dalam bursa pencalonan Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim).

Ketua Panitia Milad ke-7 LSN Jember, Agus Nur Yasin, mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada pernyataan resmi terkait wacana pencalonan tersebut.

Pihaknya memandang dukungan maupun arus dukungan yang mengalir dari warga di pelosok daerah Jember sebagai bentuk doa dan harapan masyarakat terhadap kinerja kepemimpinan yang dirasakan langsung.

"Kalau memang ada dari masyarakat di pedesaan, pesisir, maupun pelosok ada yang mengatakan begitu, itu adalah doa," ujar Agus saat memberikan keterangan kepada awak media, Minggu (1/11/2026) malam.

Agus menegaskan bahwa jalur politik merupakan salah satu instrumen strategis yang ditempuh organisasi untuk merealisasikan misi pengabdian kepada masyarakat luas.

Menurutnya, keberhasilan kader LSN memimpin Kabupaten Jember saat ini merupakan bukti nyata dari komitmen memberikan kemanfaatan bagi umat.

"LSN membuktikan kemanfaatannya dengan syiar sholawat dan berbagai jalur, salah satunya jalur politik. Hari ini kita membuktikan Gus Fawait mulai di Jawa Timur (DPRD) hingga menjadi Bupati Jember, senyampang bisa memberikan kemanfaatan," tuturnya.

Menambahkan hal tersebut, Sekretaris Panitia LSN Jember, M. Khoiron Kisan, menegaskan bahwa saat ini fokus utama Gus Fawait sebagai Bupati Jember adalah mendedikasikan seluruh tenaganya untuk menuntaskan berbagai agenda percepatan pembangunan daerah.

"Beliau menjawab dengan kinerja, seperti pengaktifan bandara, program beasiswa, dan terbaru homecare hingga mobil cinta," tegas Khoiron.

Di luar dinamika politik tersebut, LSN bersiap menggelar perayaan Milad ke-7 secara meriah melalui Apel Sholawat Akbar yang diproyeksikan bakal dihadiri oleh sekitar 13.000 anggota.

Acara akbar ini dijadwalkan berlangsung di Alun-Alun Jember pada Minggu, 8 November 2026 mendatang.

Selain bersholawat bersama, momen peringatan tahun ini juga diisi dengan pengukuhan jajaran pengurus LSN secara serentak, mulai dari tingkat pusat hingga ranting desa.

Tampuk pimpinan DPP LSN yang sebelumnya diemban oleh Ustaz Abdul Adim untuk periode 2021-2026 kini resmi diteruskan oleh Hermin.

Sementara itu, estafet kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Jember beralih dari Abdullah Waid kepada Kamiluddin, yang juga dibarengi dengan pelantikan pengurus di 31 kecamatan.

Gerakan ekspansi organisasi ini menunjukkan perkembangan pesat, di mana LSN kini melebarkan sayapnya ke berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur seperti Lumajang, Banyuwangi, Bondowoso, Surabaya, Gresik, Bangkalan, Pamekasan, Sumenep, Sampang, Probolinggo, Pasuruan, dan Malang, serta merambah luar provinsi hingga wilayah Kalimantan meliputi Hulu Sungai Utara dan Banjarmasin.

Mengusung tema "Satukan tekad tebarkan manfaat" yang merefleksikan filosofi angka tujuh atau "pitu" sebagai simbol pertolongan dan arah hidup, panitia berharap acara ini berjalan lancar.

Menjelang pelaksanaan kegiatan yang diprediksi akan menyedot belasan ribu massa dan memadati area jantung kota, panitia turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat luas terkait potensi kepadatan arus lalu lintas di sekitar lokasi acara.

"Kami memohon maaf kepada pengendara yang melintas Alun-Alun Jember apabila menjadi macet," tutup Agus.