JEMBER, POJOKSATU.id - Kabupaten Jember siap berbenah total di sektor pelayanan kesehatan masyarakat dalam waktu dekat.

Langkah ini dipastikan langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Fawait), usai melakukan kunjungan ke sejumlah kementerian di Jakarta.

Dalam kunjungan tersebut, Pemkab Jember sukses mengamankan kucuran anggaran besar senilai kurang lebih Rp500 miliar dari pemerintah pusat.

Dana tersebut terbagi menjadi Rp400 miliar yang digelontorkan untuk mendanai sektor kesehatan.

Kemudian ada Rp100 miliar yang diprioritaskan untuk memaksimalkan pengembangan sektor perikanan tangkap maupun budidaya.

Dari dana Rp400 miliar tersebut, Gus Fawait menjelaskan akan segera melakukan revitalisasi kepada 50 puskesmas yang ada di Jember pada tahun 2027 mendatang.

"Insyaallah Pemkab Jember tahun 2027 akan mendapatkan revitalisasi 50 Puskesmas" ujar Gus Fawait menjelaskan hasil kunjungannya, Senin (2/11/2026).

Anggaran fantastis tersebut tidak hanya menyasar renovasi fisik fasilitas medis, tetapi juga mencakup penyediaan berbagai alat kesehatan penunjang di daerah.

Pemkab Jember dipastikan akan merevitalisasi sejumlah Pustu hingga 86 unit Polindes di berbagai wilayah.

Selain fasilitas dasar, peningkatan pelayanan tingkat lanjut di rumah sakit daerah juga menjadi prioritas utama.

"Revitalisasi kami arahkan Kalisat, sehingga antara selatan, tengah, dan utara ada keseimbangan pelayanan kesehatan yang tidak jomplang lagi," tegas Gus Fawait.

Kebijakan ini diambil lantaran RSD Subandi dan RSD Balung sebelumnya telah mendapatkan alokasi dana talangan.

Pemerintah ingin memastikan seluruh warga Jember mendapatkan hak akses layanan dasar yang setara tanpa terkecuali.

"Karena masyarakat Jember di manapun berada punya hak yang sama untuk mendapatkan akses pelayanan dasar, salah satunya adalah kesehatan," tambahnya.

Upaya perbaikan ini melengkapi program kesehatan daerah yang sudah berjalan, seperti layanan Universal Health Coverage (UHC) agar warga bisa berobat gratis.

Pemda juga telah menghadirkan program home care dokter keluarga demi menjangkau pasien yang membutuhkan perawatan di rumah.

Tak hanya itu, Pemkab juga telah meluncurkan pula armada "Mobil Cinta" untuk mengantar pulang pasien tidak mampu asal kelas 3 secara gratis.