POJOKSATU.id - Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali membuktikan dominasinya dalam kompetisi ilmiah mahasiswa tingkat nasional.
Kampus asal Makassar, Sulawesi Selatan, tersebut berhasil meraih gelar juara umum Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39 tahun 2026.
Keberhasilan ini sekaligus mencetak hattrick bagi Unhas setelah tiga tahun berturut-turut menduduki posisi tertinggi dalam ajang bergengsi tersebut.
PIMNAS ke-39 berlangsung di Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, Jawa Tengah, pada 2-7 November 2026. Sebelumnya, Unhas juga keluar sebagai juara umum PIMNAS ke-37 pada 2024 dan PIMNAS ke-38 pada 2025.
Dalam kompetisi tahun ini, kontingen Unhas berhasil mengumpulkan total 28 medali dari dua kategori perlombaan, yakni poster dan presentasi.
Rinciannya terdiri atas 15 medali emas, lima medali perak, dan delapan medali perunggu.
Rincian 28 Medali Unhas di PIMNAS 2026
Perolehan medali Unhas berasal dari dua kategori perlombaan dengan hasil sebagai berikut.
Kategori poster:
Medali setara emas: 8.
Medali setara perak: 4.
Medali setara perunggu: 4.
Kategori presentasi:
Medali setara emas: 7.
Medali setara perak: 1.
Medali setara perunggu: 4.
Dengan hasil tersebut, Unhas mengoleksi 15 medali setara emas, lima medali setara perak, dan delapan medali setara perunggu.
Jumlah tersebut mengantarkan Unhas mempertahankan predikat juara umum sekaligus memperpanjang tradisi prestasinya di PIMNAS.
Rektor Unhas Bangga dengan Prestasi Mahasiswa
Rektor Unhas, Prof Jamaluddin Jompa, mengaku bangga sekaligus terharu atas keberhasilan tersebut. Menurutnya, capaian ini menjadi bukti transformasi Unhas menuju perguruan tinggi papan atas di Indonesia.
"Ini bukan sekadar kemenangan dalam kompetisi. Ini adalah bukti bahwa Unhas memiliki ekosistem akademik yang mampu melahirkan mahasiswa kreatif, inovatif, dan kompetitif," ujar Prof Jamaluddin dalam keterangannya, Sabtu (7/11/2026).
Ia menegaskan, prestasi mahasiswa merupakan salah satu indikator penting keberhasilan perguruan tinggi dalam menjalankan tridarma.
Karena itu, Unhas akan terus memperkuat dukungan terhadap riset, inovasi, kewirausahaan, dan pengabdian masyarakat yang dikembangkan mahasiswa.
"Kita ingin memastikan bahwa prestasi ini tidak berhenti sebagai kebanggaan institusi, tetapi menjadi bagian dari budaya keunggulan yang terus tumbuh di lingkungan Unhas," ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof Muhammad Ruslin, menjelaskan keberhasilan mempertahankan gelar juara umum selama tiga tahun berturut-turut merupakan hasil pembinaan mahasiswa yang terencana dan berkelanjutan.
Menurutnya, pencapaian tersebut melibatkan kontribusi berbagai unsur di lingkungan universitas, mulai dari mahasiswa, dosen pembimbing, hingga dukungan institusi dalam mengembangkan gagasan dan inovasi.
"Capaian ini tidak dapat dilepaskan dari komitmen seluruh elemen di Unhas dalam membangun budaya inovasi, memperkuat pendampingan dosen, serta memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan gagasan dan menghasilkan inovasi lintas disiplin ilmu," kata Prof Ruslin.
Ia menambahkan, prestasi tersebut menjadi motivasi bagi Unhas untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), termasuk memperkuat integrasi kegiatan akademik dengan pengembangan kompetensi mahasiswa di luar ruang kelas.
Kirim 34 Tim dengan 166 Mahasiswa
Direktur Kemahasiswaan Unhas, Prof Suhasman, menjelaskan keberhasilan mempertahankan gelar juara umum merupakan hasil kerja kolektif yang telah dimulai jauh sebelum pelaksanaan PIMNAS.
Proses pembinaan meliputi sosialisasi, seleksi internal, pendampingan proposal, pengembangan substansi karya, hingga persiapan presentasi dan kompetisi.
"Prestasi ini merupakan hasil kerja bersama. Ada proses panjang yang melibatkan mahasiswa, dosen pendamping, pengelola kemahasiswaan di fakultas, dan tim universitas," ungkap Prof Suhasman.
Pada PIMNAS ke-39 tahun ini, Unhas mengirimkan 34 tim yang melibatkan 166 mahasiswa untuk berkompetisi dalam delapan skema PKM.
Jumlah tersebut menempatkan Unhas sebagai perguruan tinggi dengan jumlah tim terbanyak kedua yang berhasil lolos ke PIMNAS 2026.
"Kami membangun proses pembinaan sejak awal agar mahasiswa tidak hanya siap menghadapi kompetisi, tetapi juga mampu menghasilkan karya yang memiliki kebaruan, relevansi, dan potensi kebermanfaatan," jelasnya.
Ia berharap keberhasilan tersebut semakin memotivasi mahasiswa Unhas untuk terlibat dalam kegiatan riset, inovasi, kewirausahaan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Daftar 10 Besar Perguruan Tinggi PIMNAS 2026
Selain Unhas sebagai juara umum, terdapat sembilan perguruan tinggi lainnya yang masuk dalam jajaran 10 besar PIMNAS ke-39 tahun 2026.
Berikut daftar lengkapnya:
Universitas Hasanuddin.
Institut Pertanian Bogor.
Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
Universitas Gadjah Mada.
Universitas Airlangga.
Universitas Negeri Malang.
Universitas Indonesia.
Universitas Padjadjaran.
Universitas Diponegoro.
Universitas Pendidikan Ganesha.
PIMNAS merupakan ajang puncak kompetisi Program Kreativitas Mahasiswa yang mempertemukan karya-karya terbaik mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Tahun ini, PIMNAS ke-39 mengusung tema "Mewujudkan Indonesia Maju, Berkelanjutan, dan Bermartabat melalui Inovasi Mahasiswa yang Adaptif dan Berdampak".
Keberhasilan Unhas mempertahankan gelar juara umum selama tiga tahun berturut-turut menjadi bukti pentingnya pembinaan, kolaborasi, dan budaya inovasi di lingkungan perguruan tinggi. ***






