POJOKSATU.id - Sejumlah peserta seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2025 mengaku panik ketika tak bisa masuk ke akun SSCASN.
Masalah paling umum yang ditemui adalah lupa password, padahal tahap pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) hanya diberi waktu terbatas.
Situasi ini kerap membuat peserta cemas.
Sudah berulang kali memasukkan NIK dan kata sandi lama, namun layar justru menampilkan peringatan “password salah”.
Baca Juga: Tak Bisa Ditunda, 900 Formasi Guru Masuk Usulan CPNS 2026
Bagi yang mengalami kendala serupa, jangan terburu-buru menyerah. Pemerintah telah menyiapkan solusi resmi lewat fitur reset password di laman SSCASN.
Langkah-Langkah Reset Password SSCASN
1. Klik menu "Lupa Password" pada halaman login SSCASN.
2. Sistem akan mengarahkan ke formulir ubah password.
3. Masukkan data pribadi sesuai identitas: nama lengkap, NIK, nomor KK, tempat dan tanggal lahir.
Baca Juga: Sinergi dengan Kemenimipas, BRI Dorong Pemberdayaan Warga Binaan dan Tanam 360 Ribu Pohon Kelapa
4. Isi pertanyaan keamanan yang pernah dibuat saat pertama kali mendaftar akun SSCASN.
5. Masukkan kode captcha yang muncul di layar. Jika captcha tidak tampil, coba ganti browser atau gunakan perangkat berbeda.
Sejumlah peserta mengaku lebih lancar saat membuka SSCASN dengan Google Chrome atau melalui ponsel menggunakan jaringan data seluler, dibandingkan memakai Wi-Fi.
Jika jawaban pertanyaan keamanan benar, peserta bisa langsung membuat password baru.
Baca Juga: Soroti Penyerapan Anggaran Program MBG, Menkeu Siap Gelar Evaluasi Rutin
Dianjurkan menggunakan kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol agar akun lebih aman.
Setelah password baru aktif, peserta dapat kembali login dan melanjutkan pengisian DRH.
Jika link pengisian sempat error atau tidak bisa dibuka, biasanya hanya gangguan sistem sementara.
Pengisian DRH merupakan salah satu tahap penting dalam rangkaian seleksi PPPK.
Data yang diisi akan menjadi dasar penerbitan Nomor Induk PPPK (NIPPPK).
Karena itu, peserta diingatkan untuk segera melakukan reset password jika benar-benar tidak bisa login.
Dengan mengikuti panduan resmi ini, kendala teknis tak lagi menjadi hambatan.
Peserta pun bisa menuntaskan pengisian DRH dengan lancar, tanpa perlu khawatir kesempatan berharga ini hilang hanya karena masalah lupa sandi.
***



