POJOKSATU.id — Helvy Tiana Rosa merupakan sastrawan, penulis, dan dosen yang dikenal luas lewat karya-karya yang memuat tentang kemanusiaan dan spiritualitas.
Lahir di Medan pada 2 April 1970, Helvy menempuh pendidikan S1 dan S2 di Fakultas Sastra (kini FIB) Universitas Indonesia, serta meraih gelar doktor di bidang Pendidikan Bahasa dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), tempat ia kini mengajar.
Sejak kecil, Helvy memilih jalan menulis dan terus konsisten menekuninya hingga kini. Ia telah menulis lebih dari 80 buku dalam bentuk cerpen, novel, dan puisi.
Namanya mulai dikenal lewat cerpen berjudul 'Ketika Mas Gagah Pergi' (1997), dan terus berkarya hingga karya-karyanya diterjemahkan ke berbagai bahasa.
Baca Juga: Keseruan Rutinitas Siswa Sekolah Rakyat Banyuwangi, Anak Jadi Disiplin dan Mandiri
Helvy juga aktif di berbagai forum sastra nasional dan internasional. Dua buku terbarunya adalah kumpulan puisi 'Jantung yang Berdetak dalam Batu' dan novel 'Jangan Lupa Jatuh Cinta'.
Berikut tiga puisi karya Helvy Tiana Rosa:
1. Pelukanmu adalah Taman Kupukupuku
Pelukanmu adalah senja
yang merengkuhku lembut dan manja.
Pelukanmu adalah taman kupukupuku
yang luruhkan keluh dan pilu.
Pelukanmu adalah rumah terindah
tempat aku ingin menetap selamanya
Pelukanmu adalah senja,
adalah taman kupukupu,
adalah rumah,
yang selalu retak, pecah
dan membiru
di deras rinduku.
(20 Agustus 2018)
Baca Juga: 2.289 Calon Guru Lolos Seleksi Tambahan PPPK Sekolah Rakyat 2025, Begini Cara Cek Pengumumannya
2. Bersamamu
Aku ingin pergi bersamamu
ke tempat di mana bukit dan sepi
adalah puisi
ke tempat di mana laut biru dan pilu
adalah lagu
di mana mimpi dan ilusi paling bunga
menemukan jejaknya
di tubuh kita
Lalu kita pun begitu dekat dan nyata
hingga hembusan napasku
menjelma desah rindumu
(Depok, 18 Juli 2018)
3. PADA MATA KITA
Pada mata kita yang lelah,
puisi puisi berlabuh,
meninggalkan jejak
rasa gemuruh
Aku kau bermimpi
tentang chairil yang
memeluk penuh seluruh,
tak rela membiarkannya
luruh
mungkin memang tak akan ada
waktu lagi
maka setiap saatku adalah masa
untuk mencintai,
dan memastikan kau tahu.
(Depok, 2015)
Baca Juga: Dirut PT Mitra Patriot Dianggap Tidak Paham Tupoksi BUMD Oleh Komisi III DPRD Kota Bekasi
Kirim komentar dan baca artikel Pojoksatu.id lainnya melalui aplikasi kami di bawah ini:



