CIREBON, POJOKSATU.ID - Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Asem, Kabupaten Cirebon, menunjukkan geliat positif sejak mulai beroperasi. Koperasi yang baru diresmikan pada Rabu (7/10/2026) itu bahkan pernah mencatat omzet penjualan hingga Rp8 juta dalam sehari.

Capaian tersebut menjadi perhatian tokoh masyarakat, Heru Subagia, yang mengaku terkejut saat melihat langsung aktivitas perdagangan di koperasi tersebut.

Menurut Heru, tingginya omzet KDMP Desa Asem menjadi bukti bahwa koperasi desa berpeluang berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, di tengah berbagai pandangan miring mengenai prospek usaha koperasi.

"Saya cukup heran dan awalnya tidak percaya. Ternyata Kopdes Desa Asem pernah membukukan omzet Rp8 juta dalam sehari. Ini sangat mengejutkan di tengah informasi bahwa omzet koperasi desa di daerah lain hanya sekitar Rp200.000 hingga Rp1 juta per hari," ungkap Heru.

Berdasarkan penjelasan Rizki, Asisten Manajer KDMP Desa Asem, pencapaian tersebut justru diraih ketika ketersediaan barang dagangan belum sepenuhnya lengkap.

Heru menilai, peluang peningkatan omzet masih terbuka lebar apabila seluruh kebutuhan masyarakat sudah tersedia. Terlebih, berdasarkan informasi yang diterimanya, kelengkapan barang dagangan ditargetkan mulai terpenuhi pada 1 Januari 2027.

Sejumlah komoditas yang paling diminati masyarakat di antaranya beras, minyak goreng, telur, sembako, serta berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya.

Antusiasme warga terlihat ketika mengetahui barang-barang kebutuhan pokok tersedia dengan harga relatif terjangkau. Mereka langsung berbelanja dalam jumlah cukup banyak hingga sejumlah stok cepat habis.

Kondisi tersebut juga terlihat dari beberapa rak dagangan yang kosong saat Heru melakukan kunjungan. Kekosongan itu diduga terjadi karena tingginya permintaan masyarakat terhadap barang yang tersedia.

"Saat masyarakat mengetahui barang tersedia dengan harga murah, mereka langsung memborong. Tidak membutuhkan waktu lama, sejumlah barang dagangan habis terjual," ujarnya.

Heru mengapresiasi operasional KDMP Desa Asem yang dinilai mendapat sambutan positif dari masyarakat. Ia berharap keberadaan koperasi tersebut dapat memperluas akses warga terhadap kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

Selain gerai perdagangan, KDMP Desa Asem juga disiapkan memiliki sejumlah unit layanan lain, di antaranya gerai simpan pinjam dan apotek.

Menurutnya, pengembangan berbagai unit usaha tersebut akan semakin memperkuat peran koperasi sebagai pusat pelayanan ekonomi masyarakat desa.

Heru berharap KDMP Desa Asem dapat terus berkembang, melengkapi kebutuhan barang dagangan, serta mempertahankan kepercayaan dan antusiasme masyarakat.

"Selamat untuk Kopdes Merah Putih Desa Asem. Mudah-mudahan semakin maju dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," pungkasnya.