DEPOK, POJOKSATU.id, Masyarakat yang berencana melintasi Jalan Raya Sawangan, Depok, perlu mencari rute lain selama pemberlakuan penutupan jalan pada 7-20 November 2026.

Penutupan akses tersebut berada di sekitar depan Sungai Elok Cantik dan Menawan (SeCawan), kawasan Kali Cabang Tengah, Kecamatan Pancoran Mas.

Langkah ini diambil seiring pelaksanaan proyek penurapan yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok di kawasan tersebut.

Untuk menghindari penumpukan kendaraan di sekitar titik pekerjaan, pengguna jalan diimbau melewati sejumlah ruas alternatif yang sudah ditentukan.

Kepala DPUPR Kota Depok, Yodi Joko Bintoro, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas selama kegiatan pembangunan berlangsung.

Persiapan tersebut dilakukan agar pekerjaan penurapan dapat berjalan lancar tanpa terlalu mengganggu mobilitas masyarakat.

Yodi menambahkan, pemberitahuan terkait perubahan jalur kendaraan sudah disosialisasikan melalui akun media sosial serta pemasangan marka dan petunjuk di lapangan.

"Sehubungan dengan adanya pekerjaan penurapan, akses lalu lintas di sekitar Kali Cabang Tengah, ditutup sementara. Rekayasa lalu lintas sedang dimatangkan dan informasi peralihan jalur juga sudah disebar melalui media sosial dan marka jalan di lapangan," ucapnya.

Lebih lanjut, Yodi memaparkan jalur yang bisa digunakan pengendara dari Jalan Pramuka Raya apabila ingin melanjutkan perjalanan ke Jalan Pitara maupun Jalan Nusantara Raya.

Kendaraan akan diarahkan melewati Jalan Tanah Baru terlebih dahulu, kemudian menuju Jalan Pipit Raya dan Jalan Gelatik Raya.

Perjalanan selanjutnya diteruskan melalui Jalan Nuri Raya hingga Jalan Rambutan, sebelum akhirnya pengendara dapat kembali mengakses Jalan Raya Sawangan.

Skema pengalihan tersebut tidak hanya diterapkan untuk satu arah perjalanan.

Kendaraan yang datang dari arah sebaliknya juga akan mengikuti rute alternatif yang sama.

"Pengalihan arus yang sama berlaku untuk arah sebaliknya," tuturnya.

Selain menyiapkan jalur pengganti, DPUPR Kota Depok mengingatkan pengguna jalan agar mengikuti instruksi petugas yang berjaga selama pekerjaan berlangsung.

Pengendara juga diminta memperhatikan setiap rambu petunjuk pengalihan arus yang terpasang agar tidak salah mengambil jalur perjalanan.

Masyarakat diharapkan dapat memperkirakan waktu keberangkatan lebih awal dengan memperhitungkan kemungkinan terjadinya kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas alternatif.

Yodi turut mengimbau seluruh pengguna jalan untuk berkendara secara tertib, mengutamakan keselamatan, serta menaati aturan lalu lintas selama masa penutupan.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Pembangunan ini dilakukan untuk kepentingan bersama," tutupnya.***