POJOKSATU.ID – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, turun langsung menemui massa aksi yang berkumpul di depan Gedung DPRD Jabar.
Dalam kesempatan itu, pria yang akrab disapa KDM meminta agar demonstran tidak melakukan aksi anarkis, khususnya menyentuh Gedung Sate.
“Ini saya lagi bersama masyarakat saya, masyarakat Jawa Barat,” ucap Dedi dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, @dedimulyadi71.
Baca Juga: Bupati Cianjur Tanggapi Aksi Demo Koalisi Masyarakat, Situasi Lebih Dulu Memanas Sebelum Orasi
Dalam rekaman tersebut, massa terlihat berdesakan ingin melihat orang nomor satu di Jawa Barat itu. Dedi kemudian menyampaikan pesannya dengan tegas.
“Saya minta jangan menyentuh Gedung Sate ya,” kata pria yang akrab disapa KDM.
Massa pun serempak menjawab “siap,” yang langsung disambung dengan pekikan “Bapak Aing,” panggilan akrab untuk Dedi Mulyadi.
Baca Juga: Brankas Uang Ahmad Sahroni Dijebol Dibawa Keluar Rumah, Ratusan Dollar Bertaburan
Sebelumnya, aksi sempat diwarnai kericuhan dan bentrokan di sekitar Gedung DPRD Jabar. Kehadiran Gubernur di tengah massa diharapkan dapat meredakan situasi agar tetap kondusif.
Gubernur KDM mengaku memahami adanya rasa kecewa, jengkel, dan marah di sebagian masyarakat.
Namun, ia menegaskan agar ekspresi tersebut disampaikan secara bijak, tidak dengan merusak fasilitas umum atau melakukan aksi kekerasan
Baca Juga: PLN Luncurkan Home Charging Services Versi Terbaru
"Saya berharap seluruh kekecewaan itu jangan dilampiaskan dengan merusak fasilitas umum, menjarah, atau membakar gedung bersejarah. Tindakan seperti itu justru akan merugikan kita semua," kata KDM, Sabtu (30/8/2025)
Menurutnya, aksi anarkis hanya akan menimbulkan kesulitasn baru dan merusak kebersamaan yang telah dibangun. Ia juga menolak keterlibatan pelajar atau anak di bawah umur dalam aksi tersebut.
"Siapapun tidak boleh melakukan tindakan mengorganisir diri, kelompok untuk melakukan tindakan kekerasan atau kerusuhan yang mengakibatkan kerugian bagi kepentingan bersama. Apalagi melibatkan anak - anak pelajar dan di bawah umur untuk melakukan perbuatan kriminal," tegasnya
Baca Juga: 10 Orang Pintar Sedunia Berdasarkan IQ Versi CuriousMatrix.com, Einstein Bukan Nomor Satu
Gubernur KDM juga menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan pemerintah dalam memberikan yang terbaik bagi masyarakat.
Ia mengajak warga untuk tetap menjaga lingkungan, kota, dan kebersamaan di seluruh Jawa Barat.
"Saya mohon maaf atas berbagai kekurangan kami, Mari kita jaga keharmonisan wilayah Provinsi Jawa Barat," ujarnya
Baca Juga: Harga Mati, Aktivis 98 Desak Presiden Copot Kapolri, PAW Anggota DPR RI Pemicu Kekisruhan
Di akhir pernyataannya, KDM mengapresiasi masyarakat yang mampu menahan diri dan menjaga daerah masing - masing tetap aman.
"Terima kasih kepada seluruh warga Jabar yang bisa menahan diri. Mari kita bersama menjaga keharmonisan. Sehat dan bahagia selalu," pungkasnya. ***



