Kota Bandung, POJOKSATU.id - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan membenarkan beberapa komoditas kebutuhan pangan dan lainnya saat ini menjadi perhatian serius pemerintah guna menekan inflasi.
Dari mulai harga beras, BBM, gas, BBG serta beberapa komoditas bahan lainnya.
"Harga komoditas memang sangat kita perhatikan. Pertama, harga beras, BBM, gas BBG, serta beberapa komoditas bahan dagang lainnya," ucap Farhan.
Saat ini pihaknya juga sedang memperhatikan harga tapioka. Hal ini karena sudah tidak ada lagi impor tapioka dari India. Kebutuhan tapioka akan dipenuhi oleh pabrik-pabrik di Lampung.
"Namun, karena permintaannya sangat besar, sementara kapasitas produksi pabrik belum bisa memenuhi 100 persen kebutuhan, dan harganya mengalami sedikit kenaikan," ujarnya.
Lanjutnya prioritas yang diperhatikan adalah harga beras dan harga cabai yang volatilitasnya cukup tinggi, meskipun saat ini masih di bawah Rp90.000.
"Intervensinya berupa stimulus melalui dua program, yaitu Gerakan Pangan Murah dan bazar murah utama. Tujuannya adalah, dalam tanda kutip, 'mencegat' masyarakat agar tidak berbelanja di satu titik yang sama. Misalnya, kalau semua orang mencari beras di satu pasar modern, stoknya bisa cepat habis dan masyarakat menjadi panik. Karena itu, distribusinya kita pecah ke berbagai wilayah agar masyarakat memiliki banyak pilihan tempat untuk berbelanja,” tutupnya.



