POJOKSATU.id, HARI Batik Nasional (HBN) 2025 terasa semakin istimewa. Pasalnya, perayaan akan berlangsung cukup lama, tidak hanya pada tanggal 2 Oktober.
Mengutip dari situs resmi Kementerian Perindustrian (Kemenperin), perayaan Hati Batik Nasional akan berlangsung hingga Minggu, 30 November 2025, bekerja sama dengan Museum Tekstil Jakarta dengan mengangkat tema “Batik Merawit”.
Kemenperin bersama Yayasan Batik Indonesia (YBI) menetapkan Batik Tulis Merawit Cirebon sebagai ikon Gelar Batik Nusantara (GBN) sekaligus Hari Batik Nasional 2025.
Baca Juga: Validasi GTK Tahap 2 Berlangsung, TPG Triwulan 3 di Sejumlah Daerah Sudah Cair
Batik ini dipilih karena memiliki nilai filosofi mendalam, mencerminkan kerumitan, ketekunan, serta keindahan yang tercermin dalam setiap guratan motifnya.
Batik Merawit sendiri telah diakui sebagai warisan budaya dengan mendapatkan Sertifikat Indikasi Geografis (IG) pada 25 November 2024.
Proses pembuatannya melibatkan sekitar 1.000 pengrajin dari delapan desa di Cirebon, seperti Trusmi, Kaliwulu, dan Gamel.
Baca Juga: KAPAN Pengumuman Kelulusan PPG Guru Tertentu Tahap 2 Tahun 2025? Simak Informasinya!
Motifnya dikenal sebagai hasil perpaduan budaya keraton dan pesisir, menghadirkan corak ikonik seperti Mega Mendung, Singabarong, hingga Wadasan.
Dalam rangka memperingati HBN 2025, Museum Tekstil Jakarta menggelar Pameran Merawit Rasa yang berlangsung dari 2 Oktober hingga 30 November 2025.
Rangkaian acaranya meliputi:
- Pembukaan pameran: 2 Oktober 2025
- Talkshow: 11 Oktober & 8 November 2025
- Workshop membatik untuk pelajar (undangan): 18 & 25 Oktober 2025
- Dongeng dan lagu: 26 Oktober 2025
Baca Juga: Pemerintah Jamin Pencairan TPG Triwulan 3 Lebih Cepat, Total Sudah Cair 50 Persen
Melalui acara ini, masyarakat dapat menyaksikan langsung keunikan Batik Merawit yang digambar manual dengan canting halus.
Proses pembuatannya yang teliti menggunakan malam khusus dari campuran unik,
menghasilkan motif-motif indah sarat makna.
Hari Batik Nasional sendiri diperingati setiap 2 Oktober, setelah UNESCO menetapkan batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi pada 2 Oktober 2009.
Penetapan ini menjadikan batik tidak hanya kain tradisional, tetapi juga identitas bangsa yang diakui dunia.
Baca Juga: Atap Kelas SMAN 14 Ambrol, Gubernur Andra Soni Turun Tangan
Dengan tema Batik Merawit, perayaan HBN 2025 diharapkan menjadi momentum untuk meneguhkan batik sebagai warisan budaya tak ternilai, sekaligus memperkuat rasa cinta generasi muda terhadap batik.
Ikuti berita-berita terbaru melalui web kami Pojoksatu di aplikasi berikut;
Semoga informasi ikon perayaan Hari Batik Nasional 2025 ini bermanfaat. ***




