POJOKSATU.id- Akhir-akhir ini, cuaca Panas kerapkali dikeluhkan oleh masyarakat, diberbagai wilayah yang ada di Indonesia, termasuk pulau Jawa sejak beberapa bulan lalu.
Pasalnya, cuaca atau suhu panas yang terjadi saat ini, dirasakan oleh masyarakat hingga malam hari, sehingga dirasa cukup mengganggu aktivitas.
Terlebih Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat jika puncak musim kemarau terjadi pada bulan Agustus-September 2024 ini.
Oleh karena itu, untuk menghadapi cuaca panas ekstrim, BMKG Jawa Timur menghimbau kepada masyarakat, untuk waspada terhadap gangguan kesehatan yang berpotensi terjadi akibat cuaca panas.
Sebab, cuaca panas dapat berpotensi mengurangi kekebalan tubuh akibat meningkatnya suhu, dan berkurangnya cairan di dalam tubuh.
Dilansir Pojoksatu.id dari lama Radar Jombang, berikut sejumlah gangguan kesehatan yang dapat menyerang masyarakat pada saat cuaca panas ekstrim.
1. Dehidrasi
Cuaca atau suhu panas ekstrem dapat meningkatkan suhu tubuh, sehingga dapat memicu keluarnya cairan berlebih dari dalam tubuh, yang dapat menyebabkan dehidrasi.
Oleh karena itu di tengah cuaca panas dapat ini, masyarakat diminta untuk mengkonsumsi air putih lebih banyak, dibandingkan dengan biasanya.
Selain itu, dehidrasi juga dapat dihindari dengan mengkonsumsi buah-buahan yang memiliki kadar air yang baik bagi tubuh.
Mengkonsumsi air putih dan buah-buahan, dirasa sangat penting untuk saat ini lantaran dehidrasi berkepanjangan, dapat menyebabkan penyakit serius seperti sembelit dan terganggunya kinerja jantung.
2. Sakit Kepala
Dilansir dari laman Kemenkes, Cuaca panas ekstrem yang terjadi saat ini, juga dapat memicu datangnya sakit kepala atau migrain.
Hal ini, lantaran tubuh terpapar panas matahari dan juga polusi yang berlebihan, sehingga menyebabkan kepala menjadi sakit.
3. Panas Dalam
Selain kedua penyakit di atas, masyarakat juga perlu mewaspadai adanya gangguan panas dalam pada saat menghadapi cuaca panas.
Selain karena suhu udara, kondisi penyakit ini juga biasanya diperparah dengan makanan yang dikonsumsi sehari-hari, seperti halnya mengkonsumsi gorengan ataupun makan makanan pedas.
4. Demam Tinggi
Demam tinggi juga dapat menyerang masyarakat. Penyebabnya, lantaran paparan sinar matahari yang membuat suhu tubuh menjadi meningkat.
Dalam mengahadapi situasi ini, masyarakat perlu melakukan penanganan yang tepat dengan mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat.
Sebab, apabila kondisi ini tidak mendapatkan penanganan yang tepat, maka akan berbahaya karena dapat merusak otak dan juga organ-organ vital dalam tubuh.
Lebih lanjut, setelah mengetahui beberapa penyakit atau gangguan kesehatan yang dapat menyerang tubuh saat cuaca panas ekstrem.
Maka masyarakat dihimbau untuk waspada, dengan mengurangi aktivitas di luar ruangan, rutin mengkonsumsi air putih, serta menggunakan sunscreen minimal spf 30.***



