POJOKSATU.id, KEPUTUSAN tegas diambil pihak agensi dan label, Keystone Entertainment setelah Youngbin salah satu member boy group K-Pop, BLANK2Y, terlibat kasus kekerasan dalam pacaran.
Ya, Keystone resmi mengeluarkan atau mendepak Youngbin dari BLANK2Y mengingat hujatan netizen yang menyoroti kasus tersebut, Sabtu (25/2/2023).
Dalam pernyataan resminya, Keystone Entertainment meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi lantaran kasus Youngbin tersebut.
"Halo, ini Keystone Entertainment. Pertama-tama, kami dengan tulus meminta maaf karena menimbulkan kekhawatiran dan ketidaknyamanan bagi penggemar dan publik," demikian Keystone.
Pihak label menyebutkan keputusan mengeluarkan Youngbin setelah mereka mencari fakta dari kasus yang awalnya beredar tanpa identitas idol yang dimaksud.
"Sebelumnya pada hari ini, agensi bergerak untuk mengkonfirmasi semua fakta terkait menyusul tuduhan baru-baru ini yang diangkat di komunitas online, dan ditemukan bahwa individu yang menghadapi tuduhan tersebut sebenarnya adalah Youngbin," jelas Keystone.
BACA JUGA : Jimin BTS Bagikan Tracklist Album Solonya, Ada 6 Lagu, RM Ikut Andil
BACA JUGA : J-Hope BTS Resmi Ditunjuk Jadi House Ambassador Louis Vitton
"Sebagai hasilnya, kami ingin memberi tahu kalian tentang status Youngbin dan BLANK2Y di masa mendatang. Agensi telah memutuskan bahwa Youngbin akan meninggalkan grup pada tanggal ini," tegas Keystone.
Dan, mulai hari ini grup tersebut akan melanjutkan aktivitas promosi tanpa Youngbin. "Dimulai dengan penampilan yang dijadwalkan 'KROSS Vol.2' hari ini, BLANK2Y akan melanjutkan promosi mereka tanpa Youngbin," sebut agensi.
"Sekali lagi, kami meminta maaf karena membuat penggemar dan banyak orang lainnya prihatin dengan hal-hal yang berkaitan dengan Youngbin. Agensi akan melanjutkan upaya terbaiknya agar BLANK2Y dapat menunjukkan pertumbuhan mereka kepada Anda. Terima kasih," tutup Keystone.
Sebelumnya, seorang netizen di komunitas online mengungkapkan tuduhan bahwa seorang idol K-Pop melakukan kekerasan dalam berkencan terhadap pacarnya.
"Teman saya mengalami kekerasan dalam berkencan di tangan pacarnya yang merupakan seorang idola. Dia melapor ke polisi pada 19 Februari, dan dia dijadwalkan untuk menghadiri pemeriksaan pada 26 Februari," sebut netizen itu.
Disebutkannya idol tersebut belum terkenal, merujuk BLANK2Y yang memang baru debut tahun lalu. Namun, dia meyakini ada fans yang mendukung sang idol.
"Orang ini bukan idola terkenal, tetapi dia masih memiliki beberapa penggemar yang mendukungnya terlepas dari apa yang dia lakukan yang menurut saya egois, jadi saya telah memutuskan untuk berbicara atas nama teman saya," ungkapnya.
Disebutkannya, temannya berkencan dengan sang idol sekira tiga bulan. "Ketika temanku mengatakan dia ingin putus, dia menyerangnya. Dia mencengkeram kerahnya, menyeretnya ke sebuah gang, secara paksa mengambil ponselnya dari tangannya dan mengancam akan membuangnya," sebutnya.
"Setelah itu, dia mencekiknya sampai dia kehilangan kesadaran. Untungnya orang yang lewat menemukannya dan membantunya, tetapi jika bukan karena bantuan orang asing, teman saya mungkin tidak akan hidup hari ini. Dia memiliki perawatan medis catatan untuk membuktikan luka-lukanya," ungkapnya.
Saat itu, netizen heboh dan menduga-duga siapa yang dimaksud, hingga diketahui Youngbin BLANK2Y yang dimaksud. Identitasnya diketahui diduga karena kasus ini telah masuk laporan polisi.
Setelah kasus ini ter-blow up, akun Instagram BLANK2Y langsung dibanjiri netizen, termasuk dari Indonesia. Banyak yang menghujat Youngbin tapi juga menyayangkan karirnya yang baru dimulai hancur seketika gegara kasus ini, mengingat Youngbin termasuk member yang paling banyak fansnya. (nin/pojoksatu)
