JAKARTA, POJOKSATU.id , Sejumlah pelanggan Transjakarta perlu mencermati perubahan operasional Mikrotrans yang mulai diterapkan pada Sabtu, 17 Oktober 2026.
Tiga layanan yang terdampak penyesuaian ini adalah JAK 48A, JAK 50, dan JAK 79.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari langkah Transjakarta dalam membenahi konektivitas angkutan umum di Ibu Kota.
Penyesuaian lintasan diharapkan dapat menjangkau lebih banyak kawasan serta mendukung kelancaran perjalanan masyarakat untuk berbagai keperluan.
Kepala Departemen Hubungan Masyarakat dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menyampaikan bahwa perubahan jalur dilakukan untuk membuat hubungan antarlayanan transportasi semakin mudah diakses oleh para pelanggan.
“Modifikasi rute layanan Mikrotrans ini merupakan komitmen berkelanjutan kami untuk menghadirkan konektivitas yang semakin andal dan mudah dijangkau oleh masyarakat,” ujar Ayu.
Menurut Ayu, keterhubungan Mikrotrans dengan fasilitas transportasi massal dan kawasan yang menjadi pusat kegiatan masyarakat juga diharapkan semakin menunjang kebutuhan perjalanan harian warga.
“Melalui integrasi yang lebih baik dengan simpul-simpul transportasi massal serta pusat aktivitas warga, kami berharap layanan Mikrotrans dapat menjadi pilihan utama mobilitas harian Sahabat TiJe yang aman, nyaman, dan efisien,” lanjutnya.
Perubahan tersebut mencakup jalur yang dilintasi hingga sejumlah titik pemberhentian pada masing-masing layanan.
Berikut informasi lengkap mengenai penyesuaian rute JAK 48A, JAK 50, dan JAK 79.
1. JAK 48A Stasiun Tebet-Karet
Mikrotrans JAK 48A akan melintasi ruas jalan tambahan dalam operasionalnya.
Jalur yang masuk dalam penyesuaian meliputi Jalan Tebet Utara Dalam, Jalan Tebet Raya, dan Jalan Prof. Dr. Soepomo atau kawasan Saharjo.
Selain perubahan lintasan, terdapat cakupan titik pemberhentian yang perlu diperhatikan pelanggan berdasarkan arah perjalanan.
Bagi penumpang yang menuju Karet, layanan ini mencakup titik bus stop dari SMPN 115 sampai Pal Batu 1.
Sebaliknya, pelanggan yang bergerak menuju Stasiun Tebet dapat menggunakan titik pemberhentian yang mencakup Jembatan Merah 1 hingga Wisma Laena Tebet.
2. JAK 50 Puri Kembangan-Kalideres
Rute Mikrotrans JAK 50 yang menghubungkan Puri Kembangan dan Kalideres turut masuk dalam daftar layanan yang mengalami modifikasi.
Perubahan ini diarahkan untuk membuka akses perjalanan yang lebih praktis bagi warga menuju Stasiun Bojong Indah maupun Pasar Bojong Indah.
Pada perjalanan dari kedua arah, pelanggan dapat menjumpai titik pemberhentian yang membentang dari Stasiun Bojong Indah hingga Sekolah Al Mukhlisin.
Sementara itu, untuk perjalanan ke Puri Kembangan, cakupan bus stop meliputi Sekolahan Puri Kembangan sampai SLB Pangudi Luhur.
Pelanggan yang menggunakan rute ini sebaiknya memastikan kembali lokasi pemberhentian yang sesuai dengan arah tujuannya sebelum memulai perjalanan.
3. JAK 79 Rawa Buaya-Komplek Polri Portek
Layanan Mikrotrans JAK 79 juga memperoleh penyesuaian jalur pada lintasan yang menghubungkan Rawa Buaya dengan Komplek Polri Portek.
Rute ini mencakup sejumlah titik di kawasan Jakarta Barat, diawali dari Terminal Rawa Buaya dan Pool Transjakarta Rawa Buaya.
Selanjutnya, perjalanan melintasi Jalan KH. A. Wahab I dan Jalan Darma Wanita IV.
Jalur tersebut juga mencakup area seberang Simpang Rawa Buaya Bojong Raya sebelum mencapai Pool Blue Bird Puri 2.
Dalam skema operasional yang baru, Terminal Rawa Buaya ditetapkan sebagai titik awal keberangkatan untuk layanan JAK 79.
Penerapan modifikasi pada ketiga layanan Mikrotrans ini diharapkan dapat memperluas kemudahan masyarakat dalam memanfaatkan transportasi umum.
Koneksi yang lebih baik dengan simpul angkutan massal dan pusat kegiatan warga menjadi salah satu aspek yang ingin diperkuat melalui kebijakan tersebut.
Transjakarta juga meminta pelanggan untuk memperhatikan informasi terbaru mengenai lokasi pemberhentian sebelum melakukan perjalanan.
Dengan mengetahui titik naik dan turun yang berlaku, masyarakat dapat menyesuaikan perjalanan dengan jalur operasional yang telah diperbarui.
“Transjakarta mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk selalu memperhatikan informasi titik pemberhentian terkini,” pungkas Ayu.***






