POJOKSATU.ID - Pemerintah Indonesia secara resmi menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Ucapan duka tersebut disampaikan langsung melalui surat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kepada Presiden Iran, Masoud Pezeshkian.

Surat itu diserahkan Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, saat menerima kunjungan Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, H.E. Mohammad Boroujerdi, pada Selasa (4/3).

Baca Juga: Libur Lebaran di Surabaya? Ini 10 Destinasi Wisata Favorit dari Wisata Kota hingga Spot Instagramable

Pertemuan bilateral tersebut berlangsung dalam suasana penuh keprihatinan, sekaligus membahas perkembangan situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang tengah mengalami eskalasi.

Dalam kesempatan tersebut, Menlu Sugiono menegaskan bahwa surat Presiden Prabowo berisi ungkapan belasungkawa mendalam dari pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia atas wafatnya Ayatollah Ali Khamenei.

Indonesia memandang sosok Khamenei memiliki peran penting dalam dinamika politik dan kepemimpinan Iran selama bertahun-tahun.

Baca Juga: 10 Tempat Wisata di Jawa Tengah yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran, dari Dieng hingga Karimunjawa

Selain menyerahkan surat duka, pertemuan antara Menlu Sugiono dan Dubes Iran juga membahas kondisi keamanan kawasan Timur Tengah yang semakin kompleks.

Ketegangan regional yang melibatkan sejumlah negara, termasuk Iran, Israel, dan Amerika Serikat, menjadi perhatian serius berbagai pihak, termasuk Indonesia.

Menlu Sugiono kembali menegaskan sikap konsisten Indonesia yang mendorong penghormatan terhadap hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Baca Juga: 10 Tempat Wisata di Jawa Timur yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran, dari Bromo hingga Pantai Eksotis

Indonesia menilai bahwa setiap negara harus menahan diri dan mengedepankan jalur diplomasi guna mencegah konflik yang lebih luas.

“Indonesia memandang penting adanya langkah-langkah diplomasi segera untuk meredam ketegangan dan mencegah eskalasi lebih lanjut,” tegas Sugiono dalam pertemuan tersebut.

Pemerintah Indonesia juga menekankan bahwa stabilitas dan perdamaian di Timur Tengah sangat berpengaruh terhadap situasi global, baik dari sisi politik, ekonomi, maupun keamanan internasional.

Oleh karena itu, pendekatan dialog dan kerja sama multilateral dinilai sebagai solusi terbaik dalam menghadapi dinamika yang berkembang.

Pertemuan ini sekaligus mencerminkan komitmen Indonesia dalam menjalankan politik luar negeri bebas aktif.

Baca Juga: 10 Tempat Wisata di Aceh yang Cocok Dikunjungi Saat Lebaran, Dari Masjid Raya Baiturrahman hingga Pantai Iboih

Di tengah berbagai tantangan global, Indonesia tetap berupaya menjadi jembatan komunikasi dan mendorong penyelesaian konflik secara damai.

Langkah penyampaian surat duka dari Presiden Prabowo Subianto kepada Presiden Masoud Pezeshkian juga menunjukkan eratnya hubungan diplomatik antara Indonesia dan Iran.

Hubungan bilateral kedua negara selama ini terjalin dalam berbagai bidang, termasuk politik, ekonomi, dan kerja sama internasional.

Baca Juga: Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Tanah Kelahirannya Mashhad, Kemungkinan Sabtu Ini

Dengan penyampaian belasungkawa tersebut, Indonesia berharap hubungan persahabatan dengan Iran tetap terjaga dan semakin kuat, sekaligus mendorong terciptanya stabilitas kawasan yang berkelanjutan melalui dialog dan diplomasi.***